JAKARTA - Rocker identik dengan tampil bertato dan dandanan persis meniru gaya Bon Jovi, Kiss, atau band-band luar negeri lainnya. Menurut Oddie Agam, rocker itu tidak harus bertato, namun attitude-lah yang paling penting.
“Rocker enggak harus bertato. Berpakaian tergantung bagaimana dia merasa enak saja. Musik yang paling bebas adalah rock,” ungkap mantan suami Chintami Atmanegara ini ditemui di Jakarta, belum lama ini.
Rocker memang terlihat bebas berekspresi di atas panggung. Benar saja jika Oddie mengatakan rocker bisa tampil dengan merokok atau bertelanjang dada.
“Itu tidak penting untuk musik rocknya. Yang penting, attitude pribadi masing-masing saja,” kata dia.
Sayangnya, kebebasan berekspresi bagi rocker yang hanya sekadar ikut-ikutan saja malah membuat mereka tak bisa mengendalikan diri. Namun, Oddie mengatakan itu adalah sebuah perjalanan (hidup).
“Manusia di bumi ini pasti berbuat kesalahan. Lebih baik jangan menggunakan drugs saja. banyak yang sdar dan bisa tanpa harus mabuk,” tukasnya.
Oddie mengatakan lebih enak jika tampil terkendali di atas panggung. Sedangkan bagi mereka yang tampil dengan terlebih dahulu mengonsumsi narkoba atau mabuk, dia menyebut orang-orang seperti itu adalah musisi yang belum mencapai kepercayaan diri.
“Ada yang gampang, ada yang susah. Itu semua perjalanan hidup, tapi semua arahnya ke satu titik, dirinya, dan karyanya,” papar pencipta dan pelantun lagu Kesempatan ini.
Oddie bersyukur masih bisa berpikir positif. “Yang enggak tercapai memang takdirnya,” pungkas dia.
Musisi yang lama tak terdengar kabarnya ini, sedang sibuk mempersiapkan diri untuk show musiknya. Kangen dengan penampilan Oddie Agam? Bersiaplah untuk menyaksikan penampilannya di Ballroom, Hotel Kempinsky Indonesia pada 16 Juni mendatang.
(nov)