JAKARTA - Titiek Puspa telah banyak menorehkan prestasi di bidang musik Tanah Air. Titiek pun dianggap sebagai Kartini di zamannya. Di hari Kartini ini, dia mendapat ucapan selamat.
"Inspirasi dari beliau membuat saya merasakan zaman itu. Betapa saya malunya, Kartini yang dulu masih 12 tahun sudah mempunyai niat luar biasa untuk bangsa dan negara. Terutama kaumnya," kata Titiek yang ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (21/4/2010).
Titiek mengaku, ketika bangun tidur mendapat ucapan selamat di hari ulang tahun Kartini ini. Mendapat kehormatan dianggap sebagai Kartini di zamannya, perempuan yang lahir pada 1 November 1937 itu memaknai hari Kartini dengan perbuatan.
"Hari Kartini mengingatkan kita selama bertahun-tahun bahwa kita dulu itu sudah diberi motivasi oleh anak berumur 12 tahun yaitu ibu kita Kartini. Anak 12 tahun seperti dia sudah mempunyai pemikiran bagaimana perempuan Indonesia disejajarkan dengan pria," ujarnya.
Musisi senior yang baru sembuh dari kanker rahim ini sedih bila perempuan masa kini yang hidup di zaman serba ada, justru kehilangan semangat berjuang seperti yang dimiliki Kartini.
"Bayangkan, sekarang ini semua ada. Fasilitas ada, kesempatan ada, seharusnya 1.000 kali lipat semangatnya dibandingkan ibu Kartini. Makanya jangan sampai malas belajar, jangan sampai malas mencoba yang bagus-bagus dan tetap mempunyai impian yang luar biasa untuk membangun diri, keluarga, bangsa dan negara," tegasnya.
Kesetaraan derajat perempuan dengan laki-laki bisa dicapai tergantung masing-masing wanita. "Tergantung bagaimana dia mensejajarkan dengan pria. Makanya harus belajar, berusaha untuk mencapai sesuatu yang memang harusnya mendapat penghargaan yang sama," jelas Titiek.
(ang)