LOS ANGELES- Dokter pribadi Michael Jackson, Dr Conrad Murray tidak mau meminta maaf kepada keluarga Michael Jackson, karena dia merasa tidak bersalah atas kematian raja pop tersebut.
Sumber dekat Dr Murray mengatakan kepada TMZ bahwa dia tidak percaya bahwa propofol yang dia berikan kepada penyanyi tersebut mengakibatkan kematiannya, dikutip okezone, Senin (29/3/2010).
Hal tersebut bertentangan dengan hasil kesimpulan koroner Los Angeles yang menyimpulkan bahwa kematian Michael disebabkan overdosis dari obat bius.
Sumber mengatakan, Dr Murray tidak pernah mengatakan kepada para media mengenai pemberian propofol karena dia tidak tahu apa obat yang menyebabkan Jackson tewas.
Diketahui, usai Michael meninggal dunia, Murray menyembunyikan botol-botol obatnya di toilet Michael Jackson. Orang dekat Murray mengungkapkan, bahwa Murray sendiri lah yang memberikan informasi kepada detektif LAPD dua hari setelah Jackson meninggal, bahwa botol tersebut ada di dalam kloset.
(uky)