Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dr Murray Akui Beri Propofol kepada Michael Jackson

Syukri Rahmatullah , Jurnalis-Selasa, 28 Juli 2009 |14:17 WIB
Dr Murray Akui Beri Propofol kepada Michael Jackson
(foto: reuters)
A
A
A

LOS ANGELES - Dokter Conrad Murray akhirnya mengakui bahwa dirinya lah yang memberikan obat Propofol kepada raja pop Michael Jackson. Obat penenang dosis tinggi itulah yang mengakibatkan Michael mengalami gagal jantung.

Menurut sejumlah sumber di kepolisian, Dr Murray mengatakan hal tersebut dua hari setelah kematian Michael, seperti dikutip okezone dari TMZ, Selasa (28/7/2009).

Dr Murray memberikan empat tetes dosis tinggi obat penenang, Propofol. Polisi percaya Dr Murray tidak memberikan perhatian ketika jantung Michael berhenti.

Polisi mempercayai Dr Murray malah tertidur setelah memberikan obat kepada Michael dan baru terbangun telah menemukan Michael telah meninggal karena gagal jantung.

Apa yang dilakukan Dr Murray dinilai semberono di dalam dunia kedokteran. Seharusnya, dokter yang memberikan empat tetes propofol harusnya memonitor pasiennya dengan alat control jantung atau EKG. Di mana, alarm akan berbunyi jika denyut jantung melemah. Tapi, ternyata saat itu tidak ditemukan EKG.

(uky)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement