Selain membawa cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, “CingCong” juga menandai eksplorasi baru dalam perjalanan musik Cecil.
Berbeda dari karya sebelumnya, kali ini ia lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia agar pesan dalam lagu terasa lebih dekat dengan pendengar. Unsur hip-hop juga dibuat lebih menonjol, didukung warna musik dan koreografi dance yang energik.
Proses penggarapannya ternyata memiliki tantangan tersendiri. Cecil harus menemukan pilihan kata dalam bahasa Indonesia yang tepat untuk menggambarkan emosi sekaligus mempertahankan karakter musik yang ingin ditampilkan.
Dalam proses penulisan, ia mendapat dukungan dari Angga, Wizzy, dan Rayi. Sejumlah pihak lainnya juga turut membantu pengerjaan lagu, mulai dari produksi hingga konsep visual.
Tidak hanya melalui musik, pesan “CingCong” juga diperkuat lewat visualizer yang menampilkan para pelaku freestyle bola profesional. Pemilihan mereka bukan tanpa alasan.