Prinsip tersebut menjadi landasan bagi MALIQ & D’Essentials dalam menghadapi berbagai peluang bersama Sony Music Entertainment Indonesia. Mereka ingin terus mengeksplorasi kemungkinan kreatif, tetapi tetap mempertahankan identitas yang telah dibangun selama puluhan tahun.
MALIQ & D’Essentials pun memilih untuk menikmati setiap proses yang akan mereka jalani. Mereka mengajak pendengar mengikuti perjalanan baru ini sekaligus menantikan berbagai kejutan melalui karya-karya mendatang.
"Nikmati saja perjalanannya. Sampai ketemu di karya-karya berikutnya," tutup mereka.
Sebelum mengumumkan babak baru bersama Sony Music Entertainment Indonesia, MALIQ & D’Essentials juga menghadirkan pendekatan berbeda untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik.
Grup ini memilih format pameran untuk merayakan peluncuran album penuh kesepuluh bertajuk Kabar Gembira melalui Kabar Gembira Exhibition. Pameran tersebut berlangsung pada 29 Oktober hingga 17 November 2026 di Melting Pot, GF, ASHTA District 8, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, MALIQ & D’Essentials juga menggelar Can Machines Fall in Love? Exhibition pada 2024. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pijakan bagi mereka untuk kembali memanfaatkan format pameran sebagai medium bercerita sekaligus memperkenalkan ekosistem kreatif di balik karya-karya mereka.
Melalui Kabar Gembira Exhibition, MALIQ ingin mengajak publik mengenal perjalanan, cerita, dan DNA musikal mereka secara lebih utuh. Perpaduan antara pameran dan peluncuran album dinilai mampu menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan konser, sekaligus memberikan ruang bagi pengunjung untuk memahami MALIQ dari perspektif yang lebih luas.