"Kami ngerasa format exhibition yang dijahit sama launching album itu format yang cocok untuk menceritakan full ceritanya MALIQ. DNA MALIQ seperti apa, cerita MALIQ seperti apa," kata Widi Puradiredja.
Pemilihan ASHTA District 8 juga berkaitan dengan kedekatan tempat tersebut dengan dunia seni serta keterbukaannya terhadap berbagai gagasan kreatif. Hal ini memberikan kesempatan bagi MALIQ untuk mengeksplorasi ide di luar musik dan menghadirkan pengalaman yang lebih menyeluruh bagi para penggemarnya.
Rangkaian perjalanan tersebut memperlihatkan upaya MALIQ & D’Essentials untuk terus memperluas cara mereka berkarya dan berinteraksi dengan pendengar. Kini, bersama Sony Music Entertainment Indonesia, mereka memasuki fase baru yang berpotensi membuka lebih banyak kesempatan, baik dalam pengembangan musik maupun kolaborasi kreatif.
Setelah lebih dari 25 tahun berkarya, MALIQ & D’Essentials membuktikan komitmen untuk terus melangkah maju. Dengan tetap menjaga identitas musikalnya, mereka bersiap menyambut berbagai kemungkinan baru dan membawa karya-karyanya menjangkau pendengar yang lebih luas.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri