Salah satu tantangan terbesar Endy adalah membangun kepribadian yang benar-benar berbeda untuk kedua tokohnya. Bimo digambarkan sebagai sosok ekstrover yang kocak, tengil, dan mudah bergaul.
Sebaliknya, Raka cenderung kalem, pendiam, dan tidak mudah terbuka kepada orang lain. Perbedaan itu membuat Endy harus siap berganti persona dengan cepat ketika kamera menyorot karakter yang berbeda.
Ia tidak bisa membawa kebiasaan atau gestur Bimo begitu saja ke dalam karakter Raka.
“Jadi ketika nanti syuting harus benar-benar switch langsung ganti karakter secara instan tanpa jeda,” katanya.
Untuk membantu proses tersebut, Endy memperhatikan detail penampilan masing-masing karakter. Gaya rambut Bimo dibuat lebih acak-acakan, sedangkan Raka tampil dengan rambut yang lebih rapi.
Namun, persiapannya tidak berhenti pada penampilan luar. Endy juga mencoba membedakan aroma yang identik dengan kedua karakter agar proses pergantian peran terasa lebih menyeluruh.