“Saya memang punya alergi khususnya dingin. Kadang itu sesuatu yang dingin tuh kayak, ‘Aduh, tempat dingin lagi’,” tuturnya.
“Pas sampai set-nya tuh yang ‘Wah… ini sih keren set-nya’. Benar-benar yang kayak baru pertama, terus di padang savananya juga, terus di padang pasirnya juga,” tambahnya.
Arya bahkan mengaku langsung membayangkan hasil visual yang akan muncul dalam film ketika melihat lanskap tersebut.
Selain pemandangan Bromo, pengalaman lain yang tak kalah berkesan bagi Arya adalah berkuda. Hal tersebut dilakukan agar dirinya terlihat luwes saat menunggangi kuda, sebab dalam cerita, karakter Bisma digambarkan sudah terbiasa berkuda sejak kecil.
Padahal, pengalaman Arya dengan kuda sebelum syuting masih sangat terbatas.