Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Kronologi Kontroversi Ha Young soal Riwayat Kakek Buyut yang Pro-Jepang

Anindita Trinoviana , Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2026 |11:26 WIB
Ini Kronologi Kontroversi Ha Young soal Riwayat Kakek Buyut yang Pro-Jepang
Ha Young. (Foto: Instagram/@havv_y)
A
A
A

JAKARTA - Nama Ha Young tengah menjadi sorotan di dunia hiburan Korea Selatan. Bukan perihal perannya di Our Sticky Love, melainkan riwayat keluarga yang terbongkar oleh K-Netz usai aktris tersebut membicarakannya di sebuah acara TV. 

Isu tersebut langsung menuai kontroversi di kalangan warganet. Pasalnya, terdapat isu sejarah yang berkaitan dengan keterlibatan Jepang dinilai sensitif di Korea Selatan. Hingga saat ini, sosok pemain The Trauma Code: Heroes on Call itu masiih menjadi sorotan di kalangan warganet Korea Selatan. 

1. Bermula Cerita Keluarga 

Ha Young yang tengah mempromosikan drama Korea Our Sticky Love, berkesempatan hadir dalam acara KBS Problem Child in House pada 7 Agustus 2026. Pada acara tersebut, Ha Young bercerita soal keluarganya yang memiliki profesi dokter selama empat generasi, yaitu kakek buyut, kakek, ayah, dan kakak perempuannya.

Pemain Teach You a Lesson itu menyebut buyutnya sebagai salah satu dokter yang mempelajari kedokteran barat di Jepang. Dia menceritakan secara rinci, jika kakek buyutnya pernah membuka rumah sakit bergaya barat di Hanyang (Seoul) dan merawat Kaisar Gojong. Dalam tayangan tersebut, Ha Young tidak menyebutkan langsung nama sang kakek. Dari cuplikan ini, riwayat keluarga Ha Young mulai menjadi sorotan.

2. Dugaan dan Temuan K-Netz

Dengan cerita yang cukup rinci mengenai kakek buyutnya, sontak K-Netz mencari tahu mengenai identitas dan rekam jejaknya. Kemudian, K-Netz menemukan dan menduga nama kakek buyutnya Ha Young, yaitu Ahn Sang Ho. Nama yang langsung beredar itu dikonfirmasi oleh agensi Ha Young, BISTUS Entertainment. 

Tak lama setelah itu, catatan yang mencantumkan nama Ahn Sang Ho sebagai jajaran anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada 1916 pun muncul di media sosial. 

Sebagai informasi, berdasarkan makalah tahun 2007 yang ditulis oleh Peneliti di Institut Studi Sejarah Korea, Biro Kepolisian Pemerintah Jenderal Jepang di Korea, Jang Shin, menggambarkan Daejeong Chinmokhoe sebagai organisasi untuk asimilasi Jepang dan Korea yang mengakui pemerintahan gubernur jenderal. 

Selain itu, Ahn Sang Ho juga disebut memiliki kedekatan dengan Jepang. Hal itu tercatat dalam surat kabar Maeil Shinbo tahun 1918. Sontak, berbagai temuan ini menjadi pembicaraan di media sosial. 

Bukan tanpa alasan, di Korea Selatan, tokoh-tokoh  yang dianggap dekat dan bekerja sama dengan pemerintahan kolonial Jepang menjadi isu sensitif. 

3. Pernyataan Agensi 

Saat kontroversi ini muncul di tengah publik, pada 10 Agustus 2026, agensi naungannya itu langsung menyatakan jika tuduhan tersebut tidak berdasar. 

Pernyataan agensi yang terburu-buru membawa isu ini semakin melebar. Namun, mereka tak tinggal diam. Agensi akhirnya memastikan lebih lanjut mengenai catatan sejarah. 

Pada 11 Agustus 2026, BISTUS Entertainment langsung meminta maaf dan mengakui kekeliurannya usai kemunculan dokumen mengenai Ahn Sang Ho. 

"Kami dengan tulus meminta maaf karena telah menyebabkan kebingungan dengan tergesa-gesa menanggapi bahwa laporan tersebut ‘tidak berdasar’ tanpa verifikasi yang memadai," ujar perwakilan agensi yang dikutip dari Soompi (19/8/2026).

4. Sang Ayah Buka Suara

Pada 11 Agustus, media Korea Ilgan Sports, melaporkan hasil wawancara dengan ayah Ha Young, Ahn Byeong Mun. Dia buka suara karena merasa berat hati terkait sejarah kakeknya yang menimbulkan kontroversi di publik. Tak hanya itu, dia juga membeberkan alasan mengenai pandangan keluarganya yang berbeda. 

Menurutnya, selama ini, keluarga diberi tahu bahwa Ahn Sang Ho merawat Pangeran Uichi saat bekerja di Jikei University School of Medicine Tokyo, dan kembali ke Joseon atas rekomendasi pangeran untuk melanjutkan pekerjaan medis di sana (Korea).

Selain itu, dia juga mengomentari isu yang beredar tentang Ahn Sang Ho yang menikahi wanita Jepang. Menurutnya, sang nenek selalu mengenakan hanbok (pakaian adat khas Korea Selatan) dan merawat cucu-cucunya ketika masih muda. Dia juga mengatakan, keluarga tidak pernah mengaitkan pernikahan itu dengan isu pro-Jepang. 

“Saya menyesal telah menimbulkan kekhawatiran dengan kontroversi terkait sejarah ini. Saya akan terus belajar dan mempelajari sejarah lagi, dan sebagai keturunan, saya akan memikirkan apa yang harus saya lakukan, mempraktikkannya, dan hidup dengan rendah hati," ucapnya.

Namun, pernyataan sang ayah ini kembali dipatahkan oleh K-Netz. Berdasarkan penelitian, terungkap bahwa Gu Yeon Su yang menjadi mak comblang di pernikahan Ahn Sang Ho. Sosok tersebut diketahui sebagai pengkhianat yang terlibat pembunuhan Ratu Myeongseong pada 1895.

5. Ha Young Meminta Maaf

Permasalahan ini kian pelik, sorotan pun tidak mereda. Pada 12 Agustus 2026, Ha Young meminta maaf atas kontroversi yang terjadi terkait sejarah keluarganya. 

Dalam surat yang ditulis dan diunggahnya melalui akun Instagram, dia menyampaikan jika sampai saat ini, dirinya hanya mengetahui tentang kehidupan kakek buyut secara terfragmentasi, berdasarkan cerita yang diturunkan melalui keluarganya.

"Dengan malu, saya berbicara tentangnya di berbagai kesempatan seolah-olah dia adalah sumber kebanggaan keluarga, sementara saya tetap berada dalam keadaan ketidaktahuan," tulisnya.

Dia juga mengaku akan mempelajari sejarah secara mendalam dan melakukan yang terbaik dengan penuh hormat kepada para aktivis kemerdakaan dan semua orang yang mengabdikan diri untuk pembebasan dan kesejahteraan negara kita. 

"Saya akan membuktikan ini bukan hanya dengan kata-kata tetapi dengan tindakan. Sekali lagi, saya dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang telah khawatir karenanya," tuturnya.

6. Imbas Kontroversi

Kabar mengenai riwayat kakek buyutnya yang semakin meluas itu memberikan dampak terhadap karier Ha Young. Beberapa merek yang menjadikan Ha Young sebagai model iklan disebut menurunkan tayangan promosi. Acara TV yang menayangkan aktris tersebut saat bercerita keluarganya ikut menurunkan penayangannya. 

Selain itu, jadwal promosi drama Our Sticky Love berupa wawancara eksklusif dibatalkan oleh pihak Netflix. Padahal, serial ini menjadi titik awal kariernya di dunia seni peran, dengan mendapatkan tokoh pemeran utama. 

Aktris berusia 33 tahun itu juga diketahui tengah melakukan proses syuting untuk drama terbaru SBS yang berjudul The Long Shot Trial. Dia disebut tidak bisa menyelesaikan sisa adegan dikarenakan emosi yang melanda dirinya. 

Serial yang dijadwalkan tayang pada 2027 itu telah menuntaskan hampir 90 persen. Perwakilan SBS itu mengatakan tidak bisa memberikan detail mengenai kemajuan produksi saat ini dan jadwal tayang. Pihak SBS juga menyadari masalah ini dan terus memantau perkembangan situasi. 

Ha Young yang baru merayakan pergantian usia pada 11 Agustus, disebut tidak mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dari tim produksi dan staf.

(ant)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement