Tasbih tersebut sempat dititipkannya kepada seorang ustaz untuk dirawat. Namun secara mengejutkan, hanya dalam waktu dua hari, tasbih itu kembali ke rumahnya melalui seseorang yang mengaku sebagai santri dari ustaz tersebut.
Anehnya, setelah dikonfirmasi, ustaz tersebut mengaku tidak pernah mengutus siapa pun untuk mengembalikan tasbih itu.
Kejadian tersebut menimbulkan dugaan bahwa sosok yang mengantarkan tasbih bukanlah manusia biasa, melainkan entitas lain yang menyerupai manusia.
Menurut penuturan dalam acara tersebut, tasbih itu diyakini memang “memilih” pemiliknya dan tidak bisa dipindahkan ke orang lain.
Bang Robby Purba menyebut fenomena ini sebagai salah satu bentuk keterikatan antara benda dan pemiliknya dalam dunia spiritual.