Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sinopsis Film The Equalizer, Kisah Pelik Perdagangan Orang

Alan Pamungkas , Jurnalis-Selasa, 07 Januari 2025 |21:09 WIB
Sinopsis Film The Equalizer, Kisah Pelik Perdagangan Orang
Sinopsis Film The Equalizer, Kisah Pelik Perdagangan Orang (Foto: ist)
A
A
A

JAKARTA - Sinopsis film The Equalizer akan dibahas dalam artikel Okezone kali ini. The Equalizer adalah film aksi-thriller vigilante Amerika tahun 2014 yang disutradarai oleh Antoine Fuqua dan ditulis oleh Richard Wenk. 

Film ini diadaptasi dari serial TV tahun 1980-an dengan judul yang sama dan menjadi film pertama dari tiga seri yang dibintangi oleh Denzel Washington. Selain Washington, film ini juga dibintangi oleh Marton Csokas, Chloë Grace Moretz, David Harbour, Bill Pullman, dan Melissa Leo. 

Washington memerankan karakter Robert McCall, seorang mantan Marinir dan perwira DIA, yang terpaksa kembali beraksi untuk melindungi seorang remaja korban perdagangan manusia dari mafia Rusia.

Sinopsis film The Equalizer
Sinopsis film The Equalizer

Sinopsis Film The Equalizer

Robert McCall, mantan Marinir dan perwira DIA/DCS yang telah pensiun, kini tinggal di Boston dan bekerja di sebuah toko perlengkapan rumah tangga. Di waktu luangnya, ia membantu koleganya, Ralphie, berlatih untuk menjadi petugas keamanan. 

Sering mengalami insomnia, Robert menghabiskan malamnya membaca di sebuah kafe 24 jam, tempat ia berteman dengan Teri, seorang remaja yang menjadi korban perdagangan manusia oleh mafia Rusia.

Suatu malam, Teri mengungkapkan bahwa nama aslinya adalah Alina dan ia bercita-cita menjadi penyanyi. Namun, percakapan mereka terganggu ketika Alina diseret pergi oleh Slavi, sang mucikari, yang kemudian memukulnya di depan Robert. Beberapa hari kemudian, Robert mengetahui bahwa Alina dirawat di ICU akibat luka serius yang disebabkan oleh Slavi.

Merasa geram, Robert mendatangi Slavi dan menawarkan uang untuk membebaskan Alina, tetapi ditolak mentah-mentah. Robert kemudian membunuh Slavi dan anak buahnya dengan cepat. Namun, tindakan ini membuatnya menjadi target organisasi kriminal yang lebih besar, yang dipimpin oleh Vladimir Pushkin, seorang oligarki Rusia.

Pushkin mengirim Nicolai Itchenko, alias Teddy Rensen, seorang mantan agen polisi rahasia Rusia, untuk menyelidiki insiden tersebut. Teddy, dengan bantuan detektif polisi korup di Boston, mulai menebar teror, termasuk menyiksa kelompok kriminal lokal untuk mengirim pesan.

Sementara itu, Robert terus menjalankan aksi keadilan vigilante-nya. Ia memaksa dua polisi korup mengembalikan uang hasil pemerasan kepada ibu Ralphie dan menghajar seorang perampok yang mencuri cincin milik rekan kerjanya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement