JAKARTA - Komika Aulia Rakhman menjadi perbincangan masyarakat. Aulia harus berurusan dengan polisi akibat materi stand-up comedy-nya yang menyinggung banyak orang.
Materi komedi Aulia Rakhman disebut menghina agama dan Nabi Muhammad SAW. Atas ulahnya, Aulia Rakhman dikenakan Pasal 156 huruf a KUHP tentang penodaan agama subsider Pasal 156 KUHP tentang ujaran kebencian terhadap suatu golongan.
Berkomedi tak perlu menghina agama. Apalagi hanya mendapatkan imbalan tak seberapa. Menurut Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik, Aulia Rakhman hanya mendapakan honor RP1 juta dalam penampilannya di acara Desak Anies.

Dengan logika sederhana, komika tak perlu membawa materi yang menghina agama hanya untuk mendapatkan uang Rp1 juta. Honor yang didapat tak sebanding dengan ancaman hukuman yang diterima, yakni lima tahun penjara.
Ternyata, ungkapan komedian harus cerdas benar adanya, dan Aulia Rakhman jauh dari itu. Komedian harus cerdas melihat situasi dan audiens yang harus dihadapi. Penonton di ruang terbuka maka menciptakan risiko yang lebih besar pula dibandingkan dengan tampil di komunitas dan kafe tempat latihan.
Aulia Rakhman menyampaikan beberapa pandanganya soal Habib Rizieq, Poligami, Yesus hingga Nabi Muhammad SAW. Beberapa diantaranya seperti ” Sebenarnya arti nama Aulia itu bagus ya pemimpin, sahabat, orang yang dicintai. Cuman kan selama ini arti nama kaya penting aja gitu yah, coba lo cek penjara ada berapa nama yang namanya Muhammad di penjara, kayak penting aja nama Muhammad sekarang yah, udah di penjara semua," kata Aulia Rakhman.
Hal yang disampaikan oleh Aulia Rakhman tentu bisa diperdebatkan namun demikian dalam konteks stand up comedy, apakah lucu? Sepertinya hal ini yang terkadang dilupakan oleh komika, lucu merupakan poin penting.
BACA JUGA:
Apakah dengan menghina agama bisa membuat penonton terpingkal-pingkal, kemudian terhibur. Namun yang jelas, dari penonton di tayangan video, mayoritas penonton tak banyak bereaksi atas ucapan Aulia Rakhman.
Apakah Aulia Rakhman dalam materi menghina nabi itu lucu atau tidak? Video yang beredar bisa menggambarkan jawaban dari pertanyaan tersebut.
Dalam KBBI, komedi adalah sandiwara ringan yang penuh dengan kelucuan meskipun kadang-kadang kelucuan itu bersifat menyindir dan berakhir dengan bahagia; drama ria. Komedi pada akhirnya menciptakan rasa bahagia, bukan kontroversi dan rasa marah usai menyaksikan Aulia Rakhman.
(aln)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri