Beruntung, sebelum para oknum menemukan Bobon Santoso, salah seorang teman memintanya untuk segera kembali ke Jakarta demi menyelamatkan diri.
"Terus ada teman gue yang polisi juga (telepon), Bon cepat-cepat pergi ke Jakarta terbang," lanjutnya.
Bobon tidak tahu persis apa rencana mereka setelah menemukannya. Tapi yang jelas, Bobo yakin dirinya bakal terlibat baku hantam.
"Bakalan dipukul atau gimana, kayaknya udah gak main ancam lagi, udah pasti baku hantam, ya artinya kita bakalan dipukul. Untungnya gue ke Jakarta duluan," tutur Bobon Santoso.
Sejak saat itu, Bobon Santoso merasa kapok menjadi seorang jurnalis. Apalagi, dia merasa lebih banyak memiliki musuh saat masih bekerja di bidang tersebut.
(CLO)