Share

KERAMAT 2: Caruban Larang, Hadirkan Horor yang Nyata dengan Konsep Found Footage

Imam Rachmawan, Jurnalis · Kamis 08 Desember 2022 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 206 2723263 keramat-2-caruban-larang-hadirkan-horor-yang-nyata-dengan-konsep-found-footage-R6cFUsUELL.jpg Foto: dok. istimewa

Catatan Produser – Chand Parwez Servia

Butuh 13 tahun untuk hadirkan KERAMAT 2: Caruban Larang setelah film KERAMAT yang fenomenal sukses menghadirkan kengerian nyata dari lokasi-lokasi yang benar-benar horor dan keramat dengan konsep found footage pertama.

Semua ini terjadi karena “kegilaan” seorang Monty Tiwa. Bayangkan dalam presentasinya, Monty menyampaikan keinginannya untuk membuat film tanpa skenario, dan menyambangi tempat-tempat keramat dengan kamera yang dipegangnya.

Tantangan lokasi super berat, dan tidak adanya referensi film sejenis ini tentunya bukan hal mudah untuk disetujui hingga lanjut ke realisasi. Ketika itu seperti biasa, insting saya membaca passion yang luar biasa besar dari Monty. Seketika kami berjabat tangan, dan berpelukan. Let's go!

Tahun ke tahun perbincangan tentang KERAMAT tiada henti di berbagai forum. Hingga tahun 2018 kami sepakat sudah waktunya untuk hadirkan sequelnya. Dihantui beban tanggung jawab besar kepada penggemar film pendahulunya, termasuk putra-putri saya yang ngefans dan terus-menerus menonton dan minta filenya.

Hingga butuh lebih dari tiga tahun untuk persiapan, dan sebagai pemanasan film KERAMAT kami restorasi kemudian tayang ulang di bioskop yang disambut penuh antusias, karya ini juga menjadi tontonan favorit di berbagai platform digital di tanah air hingga ke mancanegara.

Riset panjang untuk KERAMAT 2: Caruban Larang yang dilakukan oleh Monty terealisasi, dan selesai produksinya di tahun ke-4. Rentang waktu 13 tahun perlu diantisipasi dengan meningkatkan kreativitas konsep dari pendahulunya sesuai kondisi kekinian. Semua itu untuk hadirkan yang terbaik bagi penonton.

BACA JUGA: Aurora Ribero Jadi Remaja yang Kecanduan Porno di Film Like & Share

Garis besar cerita dengan karakter-karakternya adalah hal pertama yang saya tahu, hingga kami bisa memilih casts kemudian tim produksi sesuai sudut pandang tiga kamera. Editor kembali kami ajak Cesa David Luckmansyah yang bersama saya baru mengetahui cerita lengkap KERAMAT 2: Caruban Larang sehari sebelum syuting dilakukan.

Semua yang disampaikan Monty selama dua jam adalah hal-hal yang “tidak biasa”, dan kami sepakat bisa dilaksanakan karena semua casts and crew yang terlibat adalah pecinta film pendahulunya. Bahwa semua siap untuk hadirkan horor yang nyata dan tidak dibuat-buat.

Bayangkan para casts tidak pernah tahu apa yang akan mereka hadapi ketika menjalani adegan demi adegan. Sehingga mana teror yang disiapkan dan mana yang “hadir” tiba-tiba menyatu, dan terekam kamera dari lokasi-lokasi seram dan dikeramatkan.

Pascaproduksi berlanjut alami berbagai peristiwa mistis, seperti yang terjadi selama syuting yang membuat pemain harus konsultasi dengan psikolog, dan pemulihan akibat berbagai guncangan psikis. Editing terpaksa dilakukan siang hari, bukan karena kerja sehat seperti kantoran tentunya, tapi karena berbagai hal “tidak biasa”.

Teror nyata saya alami, mulai dari ketukan berat di pintu saat preview teaser trailer, begitu pintu dibuka angin dingin yang datang melebihi dinginnya ruang editing ber-ac, dan tidak ada siapapun… Terjadi lagi saat di ruang mixing berpintu tebal, nyata suaranya… But, show must go/on! Pada kesempatan lain, tiba-tiba ruang editing merebak bau kemenyan pas adegan bakar kemenyan, semua ini membuat ketidaknyamanan yang lumayan panjang hingga terbawa mimpi.

Namun ini juga yang membuat kami percaya KERAMAT 2: Caruban Larang adalah horor penting era ini, semangat inilah yang ingin kami tawarkan untuk penonton tercinta. Kami juga ingin memberi peringatan kepada penonton untuk bersiap mengalami ini.

Banyak pujian ketika teaser kemudian trailer kami release, tapi tidak sedikit keraguan mencuat. Bagi kami itu jadi motivasi dalam berkarya, dan silahkan buktikan. Terima kasih saya pada segenap tim di bawah kepemimpinan Monty Tiwa, casts yang luar biasa nyalinya, dan tim pascaproduksi yang tidurnya tidak pulas selama ini. Mari kita persembahkan karya ini…

KERAMAT 2: Caruban Larang di Bioskop-Bioskop terdekat mulai 24 November 2022.

Official Poster KERAMAT 2. (Foto: dok. istimewa)

Catatan Sutradara – Monty Tiwa

Film KERAMAT yang rilis di tahun 2009 adalah sebuah proyek eksperimental yang tidak kami rencanakan untuk memiliki efek jangka panjang. Dan seperti segala sesuatu yang berasal dari sebuah eksperimen, kami sudah siap untuk apapun hasilnya. Berhasil atau tidak, diterima atau ditolak. Mungkin karena berangkat dari kesederhanaan tanpa beban, KERAMAT malah berhasil menyentuh penonton-nya.

Pelan tapi pasti, jumlah penonton kami bukan hanya terkumpul dari dalam gedung bioskop tapi juga dari sudut-sudut warnet, ruang-ruang kelas yang dipakai untuk nobar dan dari bisik-bisik di forum internet yang menyebarkan rekomendasi untuk menonton.

Kini KERAMAT 2: Caruban Larang hadir 13 tahun tahun setelah rilis film pertamanya. Bukan lagi sebuah eksperimen tapi sebuah kerinduan untuk menciptakan lagi koneksi kuat kepada semua penonton yang telah mengapresiasi judul pertama kami.

Akhir kata bagi saya dan pak Chand Parwez, KERAMAT 2: Caruban Larang bukan lagi sebuah film untuk dibuat, sebuah eksperimen untuk dicoba. Tapi KERAMAT 2: Caruban Larang adalah sebuah bukti nyata cinta antara pembuat film dan penontonnya.

Selamat menonton KERAMAT 2: Caruban Larang. Dimanapun, kapanpun.

Sinopsis

Sekumpulan anak muda dari Jakarta berangkat menuju Cirebon dengan berbagai tujuan berbeda. Arla, Jojo, Maura yang ingin melakukan riset tugas akhir dibantu oleh Umay yang sedang membuat dokumenter. Sementara Ajil dan Keanu adalah YouTuber mistis yang sedang membuat konten untuk mempertahankan eksistensi.

Perjalanan mereka menjadi liar dan tak terkendali setelah bertemu dengan Lutesha, seorang indigo yang mempunyai agenda rahasia.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Follow Berita Okezone di Google News

(FDA)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini