Share

Dipolisikan, Wanda Hamidah Siap Minta Maaf ke Japto Soerjosoemarno

Ravie Wardani, MNC Portal · Senin 05 Desember 2022 20:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 33 2721127 dipolisikan-wanda-hamidah-siap-minta-maaf-ke-japto-soerjosoemarno-8AYIHZ4HiS.jpg Wanda Hamidah. (Foto: Instagram)

JAKARTA, MPI - Aktris dan politisi Wanda Hamidah, mengaku siap meminta maaf kepada Japto Soelistyo Soerjoesoemarno, Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP), selaku pelapor atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

Sementara Wanda yang baru menjalani mediasi di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan dengan didampingi kuasa hukumnya, Agus Salim, mengaku tidak bermaksud melakukan pencemaran nama baik kepada Japto.

"Intinya saya menjelaskan saya merasa tidak ada maksud melakukan pencemaran nama baik, jadi sekedar memberikan pendapat seperti teman-teman lihat dan teman-teman baca," kata Wanda Hamidah kepada awak media, Senin (5/12/2022).

Namun, hingga saat ini mediasi antara kedua pihak pelapor belum menemui titik terang. Wanda juga menegaskan pihaknya akan kooperatif dalam menghadapi masalah hukum tersebut.

"Kita ikutin aja prosesnya, kalau untuk minta maaf kan, kalimat yang salah itu yang mana," ucapnya.

Di sisi lain, wanita 45 tahun tersebut juga mengaku siap untuk meminta maaf kepada Japto apabila terbukti bersalah.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Follow Berita Okezone di Google News

"Saya menghormati proses hukum, itikad baik ya kalau saya salah saya minta maaf, kalau saya benar pembuktiannya kan nanti ada, doain aja," imbuhnya.

Seperti diketahui, Wanda Hamidah dilaporkan atas kasus dugaan pencemaran nama baik oleh Japto Soelistyo Soerjoesoemarno ke Bareskrim Mabes Polri.

Masalah bermula ketika Wanda diduga menyebut Japto sebagai mafia tanah melalui sosial medianya beberapa waktu lalu. Pasalnya, sang artis kini tengah menghadapi kasus sengketa tanah di rumahnya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Atas pernyataan Wanda, Japto merasa nama baik dan reputasinya hancur. Wanda dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 terkait Undang Undang Informasi Transaksi dan Elektronik (UU ITE) dengan ancaman penjara selama 6 tahun dan denda senilai Rp1 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini