Share

Kameramen Baim Wong Dicecar 25 Pertanyaan Terkait Konten Prank KDRT

Ayu Utami Anggraeni, Jurnalis · Selasa 11 Oktober 2022 20:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 11 33 2685172 kameramen-baim-wong-dicecar-25-pertanyaan-terkait-konten-prank-kdrt-W4JWwfXdWt.jpg Baim Wong (Foto: Instagram)

PENYIDIK Polres Metro Jakarta Selatan menjadwalkan tiga orang saksi terkait kasus dugaan laporan palsu Baim Wong untuk menjalani pemeriksaan hari ini, Selasa (11/10/2022). Sayangnya, dari dua kameramen dan satu sopir, hanya ada satu orang yang hadir memenuhi panggilan kepolisian untuk menjalani pemeriksaan siang ini.

Saksi tersebut adalah salah satu kameramen dari YouTube Baim Paula. Hal itu bahkan diungkap oleh AKP Nurma Dewi selaku Kasi Humas Polres Jakarta Selatan pada Selasa (11/10/2022).

"Dari kasus BW (Baim Wong) yang pertama, yang disangkakan UU 220 KUHP, tadi kita sudah memeriksa untuk kameramen. Kameramennya satu orang sudah memberikan keterangan jelas," ungkap AKP Nurma Dewi.

Sementara itu, dua orang saksi yang mangkir dari panggilan hari ini masih ditunggu kehadirannya oleh pihak penyidik. Bahkan pihak kepolisian berharap agar kedua saksi tersebut bisa datang esok hari.

Baim Wong

"Kameramen satu dan driver masih kita menunggu, hari ini yang datang hanya satu, yang dua nanti dijadwalkan kemudian hari, besok," jelasnya.

"Mudah-mudahan besok bisa hadir dan bisa memberikan keterangan yang kita butuhkan dari berkas perkara," lanjutnya.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung hari ini, kameramen Baim Wong dan Paula dicecar 25 pertanyaan terkait konten prank KDRT. Selama kurang lebih dua jam, kameramen tersebut berada di dalam ruangan untuk dimintai keterangannya.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

"Lebih kurang pemeriksaan selama 2 jam. Kurang lebih 25 pertanyaan kemudian yang jelas sudah dijawab semua dari pertanyaan yang diajukan," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Baim dan Paula dilaporkan oleh Sahabat Polisi Indonesia terkait kasus dugaan laporan palsu. Pasalnya baru-baru ini pasangan suami istri tersebut membuat konten video melaporkan kasus KDRT yang dilakukan oleh Baim di Polsek Kebayoran Lama.

Padahal, dalam rumah tangga Paula dan Baim sama sekali tak ada kekerasan seperti yang diungkapkan dalam video tersebut. Hal itu membuat Sahabat Polisi Indonesia akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jaksel dan menolak permintaan maaf Baim serta Paula lantaran keduanya dianggap mempermainkan sebuah institusi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini