Share

Produser The Sacred Riana 2: Bloody Mary Klaim Sajikan Film Horor yang Berbeda

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Jum'at 22 Juli 2022 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 22 206 2634142 produser-the-sacred-riana-2-bloody-mary-klaim-sajikan-film-horor-yang-berbeda-Uy3ERXHuyZ.jpg The Sacred Riana. (Foto: MPI)

JAKARTA - Film The Sacred Riana 2: Bloody Mary akan tayang akhir bulan, tepatnya pada 28 Juli nanti. Film ini merupakan sekuel dari film sebelumnya dan tetap dibintangi oleh mentalis The Sacred Riana. 

Billy Christian sebagai sutradara sekaligus penulis mengatakan bahwa dibandingkan dengan film pertama, The Sacred Riana 2: Bloody Mary menghadirkan lebih banyak karakter. Di antaranya Elina Joerg, Shenina Cinnamon, Sharon Sahertian, hingga aktris senior Roweina Umboh.

The Sacred Riana

Tak hanya itu saja, Muhammad Hananto selaku produser pun memilih karakter yang lebih beragam di film sekuel ini. Hananto bersama Billy dan Nant Entertainment mengaku memang ingin menyajikan sesuatu yang berbeda dari film horor Indonesia. 

"Memang mengusung horror fantasy, kami sepakat pengen menyajikan sesuatu yang beda. Bukan hantu lokal kayak pocong. Makanya kita pilih bloody mary. Apalagi bloody mary sudah dikenal di seluruh dunia," tutur Billy dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (21/7/2022).

Menariknya, Billy memiliki pengalaman baru saat syuting film ini. Sebagaimana diketahui, sang mentalis memang berkarakter misterius dan tak banyak bicara sejak terkenal.

Nah, ternyata karakter itu tak pernah ia lepas sepanjang syuting.

"Jadi, sebuah challenge untuk mendirect dengan cara yang berbeda, ya. Itu sesuatu yang menarik banget," kata dia.

"Kita nggak ada komunikasi sama sekali, ikuti mas Billy aja. Jadi, saya ikutin aja apa yang Riana lakuin," timpal Armando Jordy yang turut berperan dalam film sebagai Ega.

Lokasi syuting film ini hampir secara keseluruhan dilaksanakan di benteng Van Der Wijck, Jawa Tengah. Hananto mengatakan, film ini membutuhkan 18 hari proses syuting dan ditutup dengan keberangkatan Riana ke Amerika untuk tampil di semifinal America's Got Talent.

Lebih lanjut, Nant Entertainment berharap film ini bisa mendapat respon positif dari masyarakat. Tak hanya di Indonesia, film ini juga akan tayang di Malaysia, Brunei, hingga Singapura.

"Film ini membawa nuansa dan latar belakang yang baru dan unik. Semoga mendapat respon yang lebih positif lagi dari sebelumnya, target kita sekitar 5 juta penonton, aamiin," tanas Ninin Musa selaku co-produser.

The Sacred Riana 2: Bloody Mary sendiri menceritakan permainan menggunakan cermin, yakni Bloody Mary yang berujung pada teror yang mencelakai siswi-siswi Elodia. Boneka Riani yang hilang dituduh menjadi dalangnya.

Riana yang sedang mengungkap misteri itu pun terjebak di tengah kondisi untuk membawa pulang Riani dan menemukan jawaban atas teror yang dituduhkan kepada boneka kesayangannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini