Share

Kisah Jeje Citayam Sempat Putus Sekolah hingga Mengalami Mental Issue

Ayu Utami Anggraeni, Jurnalis · Rabu 13 Juli 2022 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 33 2629007 kisah-jeje-citayam-sempat-putus-sekolah-hingga-mengalami-mental-issue-bvW2OfEe11.jpg Jeje Slebew (Foto: Instagram)

BEBERAPA waktu belakangan nama Jeje Citayam atau Jeje Slebew viral di media sosial, khususnya TikTok. Ia bahkan berhasil mencuri perhatian publik lantaran kecantikan wajahnya, postur tubuhnya yang imut, hingga disebut sangat mirip dengan sosok Fuji.

Jeje sendiri diketahui merupakan seorang gadis yang sering muncul di FYP (For Your Page) TikTok dan disebut sebagai penghuni Stasiun BNI City, Dukuh Atas. Ia diketahui memiliki nama asli Jasmin Laticia dan kini baru berusia 16 tahun.

Perempuan yang memiliki cita-cita sebagai polisi wanita ini bahkan sering dilabeli sebagai anak Citayam karena kebanyakan teman-temannya berasal dari daerah sana. Namun, Jeje rupanya memiliki darah campuran Indonesia dan Belanda dan kedua orang tuanya.

Kepada Fuji, gadis yang memiliki tinggi badan 148 cm ini mengaku bahwa dirinya merupakan anak tunggal dari ibu yang berasal dari Indonesia, sedangkan ayahnya berasal dari Belanda. Oleh karenanya, tak heran jika Jeje memiliki wajah yang cantik hingga mampu menjadi bintang Citayam Fashion Week SCBD.

Jeje Slebew

Di usianya yang baru 16 tahun, Jeje diketahui sudah tak lagi bersekolah. Ia bahkan mengakhiri pendidikannya di bangku kelas 3 SMP. 

"Gua tadinya sekolah, gue berhenti sekolah. Ada cerita di mana gue itu cabut dari rumah pas SMP kelas tiga," terang Jeje.

Baca Juga: Pos Indonesia Pekenalkan ULBI, Kampus Logistik Pertama di Indonesia

Putus sekolah membuat Jeje ingin melanjutkan pendidikan, namun saat ini dirinya sedang fokus sebagai influencer dan menjalani dunia modeling.

Sementara itu, Jeje mengaku bahwa dirinya memiliki masa lalu kelam. Hal itu bahkan sempat ia ungkapkan saat tampil di Podcast milik Atta Halilintar.

Kepada ayah Ameena, Jeje mengatakan bahwa dirinya sempat mengalami tindakan asusila oleh tukang kebun di rumahnya. Hingga akhirnya pada Oktober 2021 lalu ia memilih untuk pergi dari rumah.

"Dulu sempat ada masalah. Dulu aku punya mental issue di rumah aku sempat bermasalah sama orang rumahku yang bukan keluarga. Bahasa kasarnya orang yang direkrut jadi pembantu tukang kebun. Aku sempat dipe**osa," bebernya.

"Aku nge-keep selama satu tahun dari 2021. Aku Oktober pergi. Aku udah mau cerita ini lama. Mama papa aku udah tahu jadi alasan utama itu aku pergi dari rumah. Tukang kebun itu nggak dipecat sampai mamaku sama nenekku mikir aku itu pelaku karena pakaian aku yang disebut rada mengundang," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini