Share

Denny Sumargo Bantah Beri Kesaksian Berbeda saat Sidang dan BAP: Saya Tidak Berbohong

Ravie Wardani, Jurnalis · Kamis 07 Juli 2022 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 33 2625546 denny-sumargo-bantah-beri-kesaksian-berbeda-saat-sidang-dan-bap-saya-tidak-berbohong-wlKm01DOo4.jpg Denny Sumargo. (Foto: MPI)

JAKARTA - Artis Denny Sumargo dan istrinya, Olivia Allan baru saja menjalani sidang atas kasus dugaan penggelapan dan pemalsuan surat yang menjerat mantan manajernya, Ditya Andrista di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis 7 Juli 2022.

Densu begitu sapaan akrabnya, bersama sang istri hadir menjadi saksi dalam sidang tersebut. Mereka telah menjelaskan terkait kronologi dugaan penggelapan yang dilakukan terdakwa di depan majelis hakim.

Denny Sumargo Bantah Beri Kesaksikan Berbeda sat Sidang dan BAP: Saya Tidak Berbohong. (Foto: Denny Sumargo/MPI).

Denny Sumargo Bantah Beri Kesaksikan Berbeda sat Sidang dan BAP: Saya Tidak Berbohong. (Foto: Denny Sumargo/MPI).

Dalam sidang, Densu menyebut total kerugiannya mencapai Rp 700 juta. Namun, kuasa hukum terdakwa mengaku keberatan atas kesaksian tersebut

"Di dalam BAP kerugian saudara hanya Rp 540 juta? Benar?" tanya kuasa hukum Ditya Andrista.

"Benar, karena kalau dihitung seluruhnya bisa mencapai miliaran," jawab Denny Sumargo.

Sang pengacara tampaknya tak puas dengan jawaban saksi. Dia menilai keterangan Denny Sumargo dalam persidangan berbeda dari kesaksiannya di BAP (Berita Acara Pemeriksaan).

"Tadi saudara mengatakan kerugian sebesar Rp700 jutaan, yang benar yang mana? Saudara berbohong?" ujar kuasa hukum terdakwa.

Sontak, suasana sidang kian memanas. Meski begitu, mantan pebasket profesional itu berusaha tak terpancing secara emosional. Dia lantas menjawab tudingan tersebut dengan nada santai.

"Saya tidak berbohong, tapi itu yang saya laporkan yang lain tidak penting," jawab Densu.

Usai sidang, Denny Sumargo pun menjelaskan terkait perbedaan nominal kerugian yang ia alami. "Ada yang setengahnya doang nih yang diambil. Ada yang diambil semuanya," ujar Denny Sumargo.

Sementara itu, kuasa hukum Densu menilai perbedaan nominal yang disebutkan kliennya merupakan hal yang wajar.

"Intinya terkait selisih nominal itu tidak menjadi soal, kalau Densu ditanya ya enggak mungkin hafal juga karena prosesnya banyak. Intinya ada perbuatan pidana yang dilakukan si Ditya. Ada pemalsuan disitu," kata Sogi Baskara, kuasa hukum Denny Sumargo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini