Share

Kronologi Meninggalnya Ibu dan Adik Ayu Anjani karena Kapal Tenggelam

Selvianus, Jurnalis · Kamis 30 Juni 2022 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 33 2620940 kronologi-meninggalnya-ibu-dan-adik-ayu-anjani-karena-kapal-tenggelam-vbFhmknG20.jpg Ayu Anjani (Foto: IG Ayu Anjani)

JAKARTA - Kabar duka tengah menyelimuti keluarga Ayu Anjani. Ibu Ayu Anjani, Jamiatun Widaningsi dan adik Ayu, Anisa Fitriani meninggal akibat kapal tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo (TNK), Selasa 28 Juni 2022.

Kejadian itu terjadi sekitar 03.00 WITA dinihari. Anne April menceritakan kronologi ketika saudaranya, Anisa Fitriani hendak tidur di kamar bersama sang ibu.

Ayu Anjani

"Kamar saya di tengah itu ada kamar paling atas, tengah dan paling bawah basement dekat kamar mesin. Saya nggak tau ibu saya mau pindah ke bawah tapi sudah tahu adik saya mau tidur di bawah. Kayak lihat kamarnya kayak nggak mau berisik juga ada suara mesin," kaya Anne saat ditemui di kediamannya, di Kawasan Cikarang Utara Bekasi Jawa Barat Rabu (29/6/2022).

Kendati demikian, rasa kegelisahan tetap ada lantaran ketika kamar yang ia tempati memang berada di bawah kapal bersama sang ibu. Bahkan dia mengaku tidak tidur pulas karena adanya perasaan khawatir akan peristiwa tersebut.

Terlebih lagi sempat terjadi beberapa kejadian, membuat rasa kepanikan begitu mencekam. Sesaat sebelum ibunya dinyatakan tenggelam akibat tenggelamnya kapal yang mereka tumpangi.

"Subuh-subuh setelah bikin susu buat anak, saya tiduran. Kok miring? Terus sampai miring banget dan listrik mati," ujar Anne April

Seiring adanya kejadian itu perlahan-lahan air begitu cepat masuk kedalam kapal. Tak sampai sepuluh menit, air laut dengan cepat naik hingga mencapai leher.

Namun sebelum menyelamatkan diri, Anne April mendengar teriakan sang ibu dan sempat mencari keberadaan anaknya sambil berteriak. Teriakan itu membuat penumpang lain, termasuk saudaranya yang lain bangun.

"Antara dua sampai empat detik sudah sampai leher," terang adik Ayu Anjani.

"Adik saya yang punya kapal ini langsung buka pintu balkon. Kami terus dievakuasi," pungkasnya.

(aln)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini