Share

Marissya Icha Mengaku Diserang Buzzer, Imbas Tudingan Pakai Narkoba

Ravie Wardani, Jurnalis · Rabu 15 Juni 2022 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 33 2612035 marissya-icha-mengaku-diserang-buzzer-imbas-tudingan-pakai-narkoba-EkWO8tM6oC.jpg Marissya Icha. (Foto: Instagram@marissyaichareal)

JAKARTA - Selebgram Marissya Icha mengaku mendapat serangan dari buzzer usai dirinya dituding mantan suaminya, Saiful Safir mengonsumsi narkoba.

Dia juga merasa heran atas perilaku sang mantan suaminya itu. Pasalnya, mereka mengakhiri hubungan rumah tangga pada 2019 silam dengan baik.

 Marissya Icha Mengaku Diserang, Imbas Tudingan Pakai Narkoba

"Karena sudah habis kesabaran, saya enggak tahu motifnya apa. Saya pun masalah dengan mantan suami saya itu pun sudah bercerai dari 2019. Saya merasa hubungan kita telah selesai dan sudah klear," kata Marissya Icha usai membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya belum lama ini.

 BACA JUGA:Dituduh Pakai Narkoba, Marissya Icha Polisikan Mantan Suami

Bukan hanya dengan Safir, tapi Marissya juga masih menjalin hubungan baik dengan keluarganya. Namun, hal yang membuatnya tak habis pikir ketika orang yang sempat membelanya kini malah ikut menyerang.

"Dan saya juga masih berusaha berhubungan baik sama mantan suami saya. Setelah itu keluarganya juga berhubungan baik. Tiba-tiba dia datang untuk menjelek-jelekkan saya, saya enggak tahu motifnya apa," sambungnya.

Lebih lanjut, Marissya Icha pun mengaku tudingan tersebut mendatangkan serangan buzzer terhadap dirinya. Bahkan, dia merasa banyak orang yang semula membelanya justru malah ikut menyerang.

"Saya kan merasa jadi banyak buzzer yang menyerang saya, banyak orang yang tadinya membela saya jadi berputar balik," ujarnya.

Seperti diketahui, kabar Marissya Icha menggunakan narkoba mencuat ke publik ketika mantan suaminya membuat pengakuan lewat podcast YouTube milik Denise Chariesta beberapa waktu lalu.

Tak terima dengan ucapan sang mantan suami, Marissya Icha pun melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada Selasa, 14 Juni 2022. Adapun laporan tersebut tertuang dalam nomor LP/B/2907/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya 14 Juni 2022.

Atas kasus tersebut, terduga pelaku terancam melanggar Pasal 310 dan 311 KUHP dan atau Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE (Informasi Transaksi Elektronik).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini