Share

Futri Zulya dan Zita Anjani, Kakak Beradik Penulis Novel Rantau

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 28 April 2022 21:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 28 33 2586900 futri-zulya-dan-zita-anjani-kakak-beradik-penulis-novel-rantau-dWQAIrKRo2.jpg Penulis Novel Rantau. (Foto: Instagram)

KAKAK beradik Futri Zulya dan Zita Anjani menulis novel ‘Rantau’. Ini merupakan kolaborasi perdana mereka dalam membuat novel yang terinspirasi dari sosok ayah mereka, Zulkifli Hasan.

Futri Zulya mengatakan, novel tersebut menceritakan tentang Zun, yang merupakan sosok ayah mereka. “Zun diangkat dari kisah ayah kami sendiri. Beliau selalu mengajarkan tentang kerja keras dan usaha sungguh-sungguh untuk meraih mimpi,” kata Futri Zulya seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (28/4/2022).

Senada dengan Futri, Zita Anjani mengungkapkan sosok sang ayah begitu berperan dalam membentuk karakter kepribadian dirinya. Dia bahkan diajarkan tentang bagaimana mewujudkan mimpinya.

 BACA JUGA:Profil Hilman Hariwijaya, Penulis Novel Legendaris Lupus

“Ayah kami selalu mengajarkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak-hak yang sama dan harus berjuang mewujudkan dunia yang lebih baik,” ujarnya.

Keduanya mengungkapkan, proses kreatif pembuatan novel Rantau tersebut tidaklah sebentar. Futri dan Zita mengaku butuh waktu selama satu tahun untuk mengerjakan novel inspiratif tersebut.

Dia menjelaskan, novel Rantau tersebut mengisahkan tentang Zun, yang memiliki kemauan dan tekad besar dalam hidupnya untuk meraih sukses. Zun, yang berasal dari Kalianda, Lampung pun akhirnya berhasil membuktikan kepada orang sekitarnya bahwa dia dapat sukses berkarier di Jakarta.

“Sebagai anak perempuan pertama di keluarga, nilai-nilai (yang ayah saya ajarkan) menempa saya untuk tumbuh menjadi perempuan mandiri dan tak boleh menyerah pada mimpi-mimpi saya,” kata Futri Zulya.

Futri Zulya sendiri saat ini merupakan seorang ibu sekaligus pengusaha perempuan. Usahanya tersebut bergerak di bidang pendidikan dan kecantikan.

Sementara itu, Zita Anjani kini terjun dan aktif di dunia politik. Selain itu, dia juga menggerakkan banyak komunitas dalam berbagai program pemberdayaan, khususnya peningkatan kapasitas perempuan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini