Share

Fauzan Lubis Sisitipsi Sempat Konsumsi Kopi Campur Ganja sebelum Ditangkap

Lintang Tribuana, Okezone · Jum'at 18 Maret 2022 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 18 33 2563914 fauzan-lubis-sisitipsi-sempat-konsumsi-kopi-campur-ganja-sebelum-ditangkap-AF20AX7u40.jpg Muhammad Fauzan (Foto: Lintang/Okezone)

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Barat merilis kasus dugaan penyalahgunaan narkoba oleh Muhammad Fauzan Lubis. Terungkap bahwa sang vokalis Sisitipsi ini telah mengonsumsi kopi yang dicampur ganja.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. Menurut pengakuan Fauzan, dia mengonsumsi kopi dengan campuran ganja itu ketika berada di Bekasi pada 6 Maret 2022.

Muhammad Fauzan Sisitipsi

"Berdasarkan pemeriksaan yang bersangkutan, mengkonsumsi kopi mengandung ganja pada Minggu, 6 Maret 2022 di suatu kafe di daerah Sumarecon Bekasi," ujar Kombes Zulpan saat rilis kasus di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (18/3/2022).

Lebih lanjut terkait kopi yang berisi ganja, Polres Metro Jakarta Barat belum dapat memberikan informasi lebih lanjut. Diduga, Fauzan hanya menjadikan hal itu sebagai alasannya saja.

"Itu baru pengakuan sementara masih kita dalamin apakah benar, atau itu hanya alasan saja. Itu akan kita dalami, kita akan cek," lanjutnya.

Sementara Fauzan terakhir menggunakan psikotropika pada 16 Maret 2022 di kediamannya di kawasan Tangerang. berdasarkan tes urine, sang musisi terbukti positif menggunakan narkotika jenis ganja.

Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat sebelumnya menangkap sang musisi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada 17 Maret 2022, pukul 00.30 WIB. Setelah dia melakukan kegiatannya.

Dari penangkapan itu, polisi menemukan barang bukti, yang beberapa di antaranya ada di dalam mobil pribadi Fauzan.

Polisi menemukan 1 plastik klip kecil berisikan biji ganja dengan berat 0,20 gram, 5 setengah butir Xanax, setengah butir Dumolid, 1 butir Calmlet Alprazolam, 1 Butir pil kapsul Lavol, dan resep dokter terkait obat-obatan psikotropika.

Kemudian di hari yang sama sekira pukul 16.30 WIB, polisi memeriksa TKP ke-2 yang merupakan kediaman Fauzan yang berada di kawasan Tangerang, Banten. Polisi juga menemukan barang bukti di sana.

"Dari TKP kedua yang berada di Tangerang, kita amankan satu pack paper (kertas vapir) merk Raja Mas," kata Zulpan.

Fauzan pun ditetapkan sebagai tersangaka. Dia dikenakan Pasal 127 ayal (1) huruf (a) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tanun 2009 tentang narkotika, dan Pasal 62 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 (lima) tahun.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(aln)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini