Share

6 Ciri-Ciri Crazy Rich Fake yang Buat Deddy Corbuzier Melongo, Nomor 4 Mengagetkan

Intan Afika Nuur Aziizah, Okezone · Jum'at 11 Maret 2022 08:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 11 33 2559857 6-ciri-ciri-crazy-rich-fake-yang-buat-deddy-corbuzier-melongo-nomor-4-mengagetkan-oryKSTmMDw.jpg Deddy Corbuzier. (Foto: Instagram)

SOSOK crazy rich gaya hidupnya selalu mencuri perhatian. Tapi nyatanya tak semua orang bergelar Crazy Rich itu memiliki harta berlimpah dalam kehidupan yang sebenarnya loh. 

Hal itu dibongkar oleh akademisi dan praktisi bisnis Prof. Rhenald Kasali atau coach Tom MC Ifle dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier. Pasalnya, ada sebuah agensi yang memfasilitasi seseorang jika ingin terlihat kaya.

"Disiapin studio green screen, disiapin photoshop-nya, lu tinggal duduk seolah-olah lagi di private jet. Bukan hanya itu, mereka juga menyediakan setumpuk uang buat foto," kata Prof. Rhenald Kasali dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (10/3/2022).

Nah lebih detailnya lagi, berikut ciri-ciri orang Fake Crazy Rich alias orang kaya palsu yang diungkap oleh coach Tom Martin Charles Ifle alias Tom MC Ifle.

1. Beli brand bukan kualitas

Tom MC Ifle mengatakan, orang kaya palsu biasanya lebih melihat brand dari sebuah barang dibandingkan kualitasnya. Para Fake Crazy Rich ini akan membeli barang branded dengan tujuan untuk mengangkat nama mereka. Bahkan, mereka juga akan memamerkan setumpuk uang miliknya agar bisa dilihat sebagai orang kaya.

"Orang kaya palsu ini sudah tahu wich brand yang akan mengangkat mereka. Dan bukan hanya brand, stack of cash itu akan menjadi suatu tanda gua ini kaya, karena pakai uang cash," terang Tom MC Ifle.

2. Flexing

Ya, seperti dijelaskan sebelumnya, Tom MC Ifle membeberkan ada beberapa agensi yang memfasilitasi harta-harta sewaan bagi siapapun yang ingin terlihat kaya. Mereka menyediakan beberapa properti barang mewah seperti jet pribadi, uang tunai puluhan juta, dan lainnya.

Bahkan di China ada pula bill palsu yang sengaja dibuat untuk flexing atau pamer di media sosial. Bukan tanpa alasan, tujuannya untuk mengangkat kelas para Fake Crazy Rich agar terlihat hidup mewah di depan publik. "Gua nggak tahu itu uang asli atau nggak, tapi mereka sudah prepare dan ini nggak mahal," ujarnya.

3. Butuh validasi

Fake Crazy Rich sangat membutuhkan validasi dari orang lain. Oleh karena itu, mereka kerap memperlihatkan kekayaan mereka terus-menerus di sosial media. Bukan tanpa alasan, mereka ingin mendapatkan privilege atau hak layaknya orang kaya sesungguhnya. Validasi ini tentu diharapkan bisa mengangkat derajat dan kelas mereka. "Mereka itu butuh satu afirmasi bahwa gua kaya. Ketika dapat validasi, pasarnya nomer satu kita ini hidup untuk validasi," terangnya.

https://youtu.be/6M03MNHT36c

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

4. Maling teriak maling

Maling teriak maling yang dimaksud di sini adalah menjatuhkan orang lain demi mendapat validasi dari publik. Mereka akan menjelek-jelekkan orang lain, bahkan menyebutnya sebagai penipu agar publik lebih berpihak dengan para Fake Crazy Rich ini. Padahal sebenarnya, merekalah yang sedang menipu orang-orang tersebut.

"Ciri-ciri lain yang harus diwaspadai adalah maling teriak maling. Mereka ngomong 'hati-hati sama dia' padahal itulah dia. Dia harus jatuhin orang lain dan itu akan membuat orang tervalidasi. Itu adalah skema yang dia buat untuk orang-orang memihak mereka," tutur Tom MC Ifle.

5. Fake mentoring

Fake Crazy Rich tak hanya berbicara tentang uang, tapi juga menasehati orang-orang tentang cara mendapatkan uang hingga menjadi orang kaya. Sasaran mereka adalah anak muda dan pura-pura menjadi seorang mentor. Dalam seminarnya akan ada banyak orang yang belajar tentang cara memanipulasi orang yang bertujuan untuk menambah kekayaan diri sendiri.

Para orang kaya palsu ini akan melakukan flexing di media sosial tentang pencapaiannya. Tidak hanya berupa kemewahan, tapi juga foto dengan orang-orang terkenal. Tujuannya untuk meyakinkan orang-orang bahwa orang terkenal tersebut telah bergabung dengan bisnisnya. Bahkan, foto-foto itu dimasukkan ke dalam website mereka demi menggaet minat anak-anak muda yang ingin kaya.

"Mereka bukan hanya omongin tentang uang tetapi menasihati orang tentang uang. Itu bisa menjadi bisnis masuk ke trading, masuk ke ini, jualan seminar. Mereka banyak sekali yang belajar 'linguistic how to manipulate people'. Kalau ini untuk memperkaya diri sendiri ini ngeri," katanya.

6. Up to date

Fake Crazy Rich akan up to date alias selalu mengupdate informasi terkini terkait bisnis ataupun barang-barang branded. Mereka tak ingin ketinggalan berita tentang sesuatu yang sedang hangat diperbincangkan publik. Dengan kata lain, Fake Crazy Rich selalu ingin menjadi informan pertama. Ini bertujuan untuk memperkuat kepercayaan orang lain agar tak ragu untuk berinvestasi dengannya.

"Dia harus keep updating supaya orang tahu kalau dia orang yang ngomong, oh dia dapat insider information," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini