Share

Dinan Nurfajrina Batal Jadi Jaminan Penangguhan Penahanan Doni Salmanan?

Ravie Wardani, MNC Portal · Rabu 09 Maret 2022 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 09 33 2558801 dinan-nurfajrina-batal-jadi-jaminan-penangguhan-penahanan-doni-salmanan-Gkxza7cOd8.jpg Doni Salmanan dan Istri (Foto: Instagram)

DONI Salmanan resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option melalui platform Quotex. Hal itu membuat suami dari Dinan Nurfajrina tersebut dikabarkan akan mengajukan penangguhan penahanan dan menjadikan istrinya sebagai jaminan

Akan tetapi, menurut Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko, pihaknya hingga kini belum menerima surat penangguhan penahanan dari tim kuasa hukum tersangka. Ia bahkan mengatakan bahwa informasi lebih lanjut terkait penangguhan penahanan Doni Salmanan akan diungkapkan setelah surat tersebut sampai ke tangannya.

"Sekarang kami belum dapat update soal pengajuan penahanan, itu juga kami dapatkan dari penyidiknya," kata Gatot dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (9/3/2022).

"Kalaupun ada informasi terbarunya lagi akan kami informasikan lagi yang jelas sampai sekarang untuk hari ini belum ada," sambungnya.

Doni Salmanan

Hal tersebut tentu berbanding terbalik dengan pernyataan dari kuasa hukum Doni, Ikbar Firdaus. Semalam, ia menyebut bahwa Dinan sudah menandatangani surat penangguhan penahanan untuk suaminya.

"Sudah diajukan tadi malam (penangguhan penahanan). Ditandatangani istrinya (surat penangguhan penahanan), iya istrinya penangguh," ungkap Ikbar Firdaus, kuasa hukum Doni Salmanan, Rabu, 9 Maret 2022.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagaimana diketahui, Doni Salmanan disangkakan dengan Pasal 45 ayat 1 juncto pasal 28 ayat 1 UU ITE dan atau pasal 378 KUHP dan pasal 3 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan ancaman hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara. Hal itu membuat Doni resmi ditahan selama 20 hari ke depan dengan alasan khawatir melarikan diri, mengulangi perbuatan, dan menghilangkan barang bukti.

Kasus tersebut didaftarkan seseorang berinisial RA per-tanggal 3 Februari 2022. Adapun laporan kepolisian ini tertuang dalam nomor LP:B/0059/II/2022/SPKT/Bareskrim Polri.

Doni diduga melakukan tindak pidana judi online dan atau penyebaran berita bohong melalui media elektronik dan atau penipuan, perbuatan curang dan atau tindak pidana pencucian uang. Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, sang crazy rich telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi sekitar kurang lebih 13 jam.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut status hukum Doni Salmana dinaikkan merujuk pada hasil gelar perkara. "Gelar perkara menetapkan atau meningkatkan status yang bersangkutan dari saksi menjadi tersangka," ujar Ramadhan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 8 Maret 2022 kemarin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini