Share

The Matrix Resurrections, Sekadar Romantisme Masa Lalu?

Andaru Danurdana, Jurnalis · Jum'at 24 Desember 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 23 206 2521691 the-matrix-resurrections-sekadar-romantisme-masa-lalu-q5hZ0Tenms.jpeg The Matrix Resurrections (Foto: Ist)

JAKARTA – Setelah 18 tahun, kisah Neo dan Trinity kembali lagi di akhir tahun 2021 ini dengan film The Matrix Resurrections. Sebagai kelanjutan salah satu seri film klasik akhir 90-an, Resurrections hadir dengan berbagai elemen familiar dan tentunya adegan slow-motion yang khas.

Di tahun 2003 silam, trilogi utama The Matrix sempat ditutup sementara dengan film The Matrix Revolutions. Di akhir film ketiga ini, Neo (Keanu Reeves) dan Trinity (Carrie-Anne Moss) dikisahkan mengorbankan diri demi menghancurkan kekuasaan para mesin yang menjebak umat manusia dalam simulasi.

Baca Juga:

Keanu Reeves Akui telah Bertemu Bos Marvel, Siap Gabung MCU?

Terungkap, Keanu Reeves Ngaku Pernah Pakai Kostum Kelinci Playboy saat Halloween

The Matrix Resurrections


Namun, di tahun 2021 ini, Lana Wachowski memutuskan untuk mengembalikan Neo dan Trinity dalam sebuah kisah sekuel berjudul The Matrix Resurrections. Seperti judulnya, ‘resurrections’, film ini berkisah tentang kelahiran kembali Neo sekaligus kelahiran kembali franchise kesayangan para penikmat film.

Meski disangka telah mati di film ketiga, rupanya Neo berhasil dihidupkan kembali oleh para mesin dan harus kembali terjebak dalam kehidupan simulasi yang membosankan dan redundan. Bedanya, alih-alih kembali menjadi hacker dengan nama Thomas Anderson, kali ini Neo mendapatkan peran sebagai pencipta video game berjudul The Matrix; sebuah ironi sadis ciptaan para mesin yang mengubah pengalaman nyata Neo menjadi hiburan semata.

Sebagai franchise yang dicintai banyak kalangan, tentunya film sekuel ini memuat banyak adegan familiar yang memicu kenangan manis. Mengambil satu langkah lebih jauh demi menciptakan suasana nostalgia, Resurrections bahkan menggunakan potongan adegan dari tiga film pendahulunya sebagai penggerak cerita; memotivasi Neo agar bisa kembali mengingat pengalamannya dua dekade lalu.

Selayaknya sekuel dan soft-reboot, penggemar trilogi original The Matrix dijamin akan menyukai petualangan Neo kali ini. Meski terasa seperti sebuah pengulangan tanpa makna di permukaan, adegan-adegan aksi yang penuh momen slow-mo dan bullet time khas The Matrix tentunya berhasil membayar segala kerinduan akan efek spesial ala 90-an yang kini jarang diaplikasikan di layar lebar.

Sayangnya, film ini sangat sulit dinikmati oleh penggemar baru. Dengan banyaknya tokoh lawas yang muncul, dan juga berbagai repetisi tema dari film-film sebelumnya, Resurrections menciptakan pagar tak kasat mata yang menghalangi penonton umum untuk memahami konflik apa yang sebenarnya dibawakan Lana Wachowski.

Akhir film yang terasa hambar dan tak konklusif pun menjadi bagian yang cukup mengganjal ketika meninggalkan bioskop. Namun, di sisi positifnya, akhir yang tak melegakan ini bisa jadi sebuah gerbang bagi sekuel selanjutnya jikalau sang sutradara dan Warner Bros. menghendaki.

Memiliki banyak kesamaan dengan trilogi lawasnya, satu hal yang menjadi pembeda dari Resurrections adalah warna yang kini lebih cerah dan bervariasi. Meski masih bermain dalam kegelapan dan hujan-hujanan, Resurrections tampak menanggalkan filter warna hijau yang berhasil membuat film-film Matrix terdahulu tampak ‘dream-like’ atau seperti mimpi.

Secara garis besar, film The Matrix Resurrections adalah film yang cukup memuaskan untuk fans lama namun kurang bersahabat untuk penonton baru. Bagi para newbie yang ingin merasakan perjuangan Neo secara paripurna, ada baiknya tonton dulu trilogi original The Matrix sebelum menyaksikan Resurrections; namun, jangan kaget melihat perbedaan kualitas efek spesial yang ada, mengingat sekuel ini terpisah 18 tahun dari film sebelumnya.

Kembali dibintangi Keanu Reeves dan Carrie-Anne Moss, serta menampilkan Jessica Henwick dan Yahya Abdul-Mateen II, film The Matrix Resurrections sudah bisa disaksikan per tanggal 22 Desember 2021 ini di bioskop.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini