Usai Viral, Ndarboy Pertahankan Eksistensi Pop Jawa Lewat Album

Lintang Tribuana, Jurnalis · Senin 20 Desember 2021 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 20 205 2519515 usai-viral-ndarboy-pertahankan-eksistensi-pop-jawa-lewat-album-vH8H8v9Fam.jpg Ndarboy (Foto: MNCTV)

JAKARTA - Penyanyi Ndarboy yang bernama asli Helarius Daru Indrajaya (Daru) sukses usai viral dengan lagu berjudul Mendung Tanpo Udan. Kini, ia mencoba pertahankan eksistensi dengan merilis album berjudul Cidro Asmoro.

Perilisan album dimanfaatkan ketika momentum pop Jawa sedang digandrungi penikmat musik, didukung dengan masifnya media sosial. Ndarboy menghadirkan Cidro Asmoro dikemas secara spesial dengan rilisan terbatas berbentuk boxset album fisik.

Baca Juga:

Masuk Nominasi Ambyar Awards, Ndarboy Genk Ingin Konsisten Nyanyikan Lagu Jawa

Juara Anugerah Dangdut Indonesia, Tasya Rosmala Gandeng Ndarboy Lahirkan Isih Sayang

Ndarboy

Menurut Ndarboy, lirik dan lagu Cidro Asmoro sudah ditulisnya selama dua tahun. Album 10 lagu yang berasal dari kisah nyata itu mengangkat perjalanan kisah asmara yang cedera dan merana, lalu dibawakan dengan lirik serta aransemen pop dangdut Jawa (campursari) ala Ndarboy yang khas.

"Secara keseluruhan, album ini menceritakan proses perjalanan, pertemuan, percintaan (asmoro), ingkar janji (cidro), sakit hati, ketuhanan, pewayangan, alam dan budaya, lalu pada akhirnya mengikhlaskan. Alangkah lebih baiknya mendengarkan secara berurutan dari track 1 sampai 10, maka kamu akan dibawa ke dalam suatu kisah perjalanan yang luar biasa," ujar Ndarboy.

Album Cidro Asmoro juga akan menawarkan pengalaman audio visual secara maksimal. Rencananya 10 lagu tersebut akan dirilis menjadi video klip berseri yang akan dirilis mulai Januari 2022 hingga Oktober 2022 (satu bulan satu lagu), sekaligus diedarkan satu per satu lagu setiap bulannya di gerai-gerai musik digital seperti Spotify dll.

"Nanti setiap sebulan sekali akan dirilis satu lagu beserta video klipnya, konsepnya music video series. Beberapa lagu bocorannya ada 'Dalan Gronjal', 'Selamat Tinggal Kekasih', dan 'Koyo Jogja Istimewa'. Jujur tiga lagu itu jadi lagu yang paling berkesan dan membekas di album Cidro Asmoro," kata Ndarboy.

Melalui album Cidro Asmoro itu, Ndarboy juga punya pesan khusus kepada masyarakat Indonesia, bahwa dangdut zaman sekarang sudah saatnya lebih dihargai karena bukan musik yang segmented lagi, terutama dangdut pop Jawa yang selama ini dia usung. Selain itu, menurutnya eksistensi musisi juga harus diwujudkan dengan karya yang nyata.

"Saya ingin dangdut tak cuma harus dikenal cuma gara-gara viral di sosmed dan berdasarkan view di YouTube melulu. Menurut saya, seniman yang baik adalah seniman yang tetap harus punya 'karya jadi', monumental, dan bisa disimpan dengan baik oleh masyarakat, terutama penggemar. Intinya melalui Cidro Asmoro ini saya ingin membuktikan kepada siapa saja, Jowo iso! Sekaligus jadi saksi perjalanan karier berkesenian saya selama ini," papar pria asli Pandak, Bantul, ini.

(aln)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini