Enzy Storia Disebut Bule Kampung, Trauma hingga Tak Ingin Gunakan Bahasa Inggris

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Rabu 20 Oktober 2021 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 33 2488693 enzy-storia-disebut-bule-kampung-trauma-hingga-tak-ingin-gunakan-bahasa-inggris-3r4JQ7MOlu.jpg Kisah Pilu Enzy Storia (Foto: IG Enzy Storia)

JAKARTA - Presenter Enzy Storia rupanya sempat dibully pada saat masih kecil. Hal itu terungkap saat berbincang hangat dengan Daniel Mananta dalam kanal YouTubenya.

Bermula dari perceraian kedua orangtuanya, Enzy akhirnya tinggal bertiga dengan sang ibu dan adik tirinya. Saat itu kondisi perekonomian keluarga Enzy sangat menurun. Dia bahkan tinggal di rumah petakan yang sangat sederhana.

"Jadi aku sempat banget tinggal di rumah kontrakan, petakan yang di perumahan petakan-petakan gitu lho kak. Kalau aku mau ke sekolah waktu SMA ya aku naik angkot," ungkap Enzy Storia, dikutip dari kanal YouTube Daniel Mananta Network, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga:

Cerita Haru Enzy Storia Ditinggal Ayah Tanpa Pesan di Usia 6 Tahun

Kisah Pilu Enzy Storia Ditinggal Ayah Sejak Kecil, Begini Kronologinya

Enzy Storia

Memiliki kondisi finansial yang berbeda dengan teman-temannya, Enzy mengaku sempat merasa malu. Pasalnya, sejak SMP dia kerap bergaul di tempat elite dengan teman-temannya itu.

"Jadi waktu itu kalau aku mau ke sekolah, waktu SMA itu aku naik angkot. Sedangkan teman-teman aku itu anak-anak orang kaya, yang dari SMP kita mainnya memang suka bergaul gitu lho. Jadi ada itu momen-momen aku ngerasa malu," tambahnya.

Tak berhenti sampai di sana, Enzy sempat dibully karena memiliki penampilan yang berbeda di lingkungannya. Dia disebut-sebut sebagai 'Bule Kampung' hingga membuatnya trauma menggunakan Bahasa Inggris.

"Terus di perkampungan itu juga sering banget dikata-katain 'ih bule kampung' atau apa yang kayak gitu-gitu. Sampai ada momen aku tuh nggak mau ngomong pakai Bahasa Inggris sama sekali dulu," bebernya.

Sejak kecil Enzy memang terbiasa berbicara dengan Bahasa Inggris. Maka dia pun tak heran jika banyak orang menganggap dirinya sangat berbeda dengan yang lain. Namun, pada saat itu dia pun tak mengerti mengapa dia berada di perkampungan itu.

"Aku nggak tahu kenapa aku di sini juga. Kenapa aku dikatain, diisengin, sempat dilempar juga. Aku juga sempat yang marah gitu lho, aku orang Indonesia kok emang salah ya kalau kayak gini. Terus aku kan naik angkot kayak 'ih kok bule naik angkot sih' jadi aku ngerasa aku beda," kata Enzy.

Tak hanya merundung Enzy, orang-orang pun kerap menjelek-jelekkan sang adik, Casey Paquita. Banyak yang membandingkan fisik Enzy yang nampak kontras dengan Casey. Mendengar perkataan itu, Enzy mengaku sangat sakit hati dan merasa tertekan.

"Udah gitu aku punya adik beda banget. Jadi adik aku juga dikatain, 'kok adiknya hitam banget sih' 'ih kakaknya cantik adiknya kok gini' jahat banget omongannya tuh jahat banget gitu," kata Enzy Storia.

Meski demikian, Enzy tak patah semangat. Dia justru semakin kuat dan bertekad tinggi untuk merubah kehidupannya demi sang adik dan ibunda. Kini, hidupnya pun berubah. Enzy sudah tumbuh menjadi wanita dewasa yang sukses dan memiliki popularitas tinggi di dunia entertainment.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini