Review WandaVision, Serial Marvel Cinematic Universe yang Penuh Misteri

Andaru Danurdana, Jurnalis · Minggu 22 Agustus 2021 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 22 206 2459249 review-wandavision-serial-marvel-cinamtic-universe-yang-penuh-misteri-TiXVgpqx1C.jpeg Serial WandaVision (Foto: Marvel)

LOS ANGELESReview WandaVision belakangan ramai dicari, usai serial tersebut dirilis di Disney+ Hotstar. Tayangan tersebut merupakan serial misteri yang mengisahkan pindahnya Wanda Maximoff ke sebuah kota kecil bernama Westview.

Di kota ini, Wanda tinggal bersama Vision sang android. Mereka pun harus menyamar menjadi pasutri normal di antara para warga. Keunikan WandaVision datang dari gaya tayangan yang dibawanya. Tiap episode selalu menunjukkan gaya gambar dari era televisi Amerika yang berbeda, dari sitkom drama ala tahun 50-an hingga dokumenter keluarga ala tahun 2000-an.

Review WandaVision

BACA JUGA:

- Deddy Corbuzier Bikin Podcast Usai Rehat, Netizen: Welcome Back Master

Deddy Corbuzier Ungkap Kekecewaan Kena Covid-19, Kok Bisa?

Rupanya, gaya gambar ini merupakan akal-akalan Wanda yang sedang berduka karena kematian Vision di film Avengers: Infinity War. Gaya tayangan serial ini merupakan caranya untuk mengenang sosok Vision, yang kini ia ciptakan secara magis, dalam balutan kisah romansa ala televisi yang Ia gandrungi sejak kecil.

Meski merupakan bagian dari franchise superhero, WandaVision mengusung tema misteri yang kental sejak episode paling pertama. Kemunculan sosok misterius dari agensi pemerintah yang ingin menangkap Wanda, keanehan yang terjadi di Westview, dan juga kedatangan sosok tetangga bernama Agnes membuat serial ini memiliki kesan ganjil.

Sebagai serial perdana Marvel Studios di layanan streaming Disney+, WandaVision dianggap berhasil membuka genre serial televisi Marvel sekaligus fase ke-empat jagat sinema Marvel dengan sukses. Namun, bukan berarti WandaVision tayang tanpa kritik; salahsatu bagian serial yang paling membuat fans geram adalah kemunculan Evan Peters sebagai Pietro Maximoff, saudara kembar Wanda yang meninggal di film Avengers: Age of Ultron.

Perlu diketahui, Evan Peters adalah pemeran sosok Peter Maximoff di jagat film X-Men, dan kemunculannya di MCU menggantikan Aaron Taylor-Johnson memicu diskusi tentang dibukanya gerbang multisemesta Marvel.

Sayangnya, teori hanyalah teori, di serial ini Evan Peters bukanlah Pietro Maximoff asli melainkan sosok aktor bernama Ralph Bohner yang diperalat oleh antagonis utama WandaVision, Agnes alias Agatha Harkness, untuk membuat Wanda lengah.

Secara keseluruhan, WandaVision berhasil menjadi percobaan dalam merevolusi dunia serial televisi. Membawa banyak penghormatan pada gaya siar era televisi terdahulu, menggabungkan elemen misteri dan aksi superhero, serta membawa kisah tokoh Marvel ke layar kaca berhasil membuat WandaVision jadi salahsatu serial televisi terbaik di tahun 2021 ini.

Kisah Wanda Maximoff, diperankan Elizabeth Olsen, akan berlanjut di film Doctor Strange in the Multiverse of Madness yang juga akan dibintangi Benedict Cumberbatch, direncanakan tayang Maret tahun depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini