Share

Produseri Weda, Feeling Rian D'Masiv Berbicara

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Senin 23 Agustus 2021 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 22 205 2459380 produseri-weda-feeling-rian-d-masiv-berbicara-BxJmnTQEXK.JPG Rian D'Masiv, Weda dan Rayen Pono (Foto: Ist)

JAKARTA - Selain sibuk sebagai anak band, Rian D'Masiv kini menggeluti dunia belakang layar industri musik Indonesia. Rian kini mencoba menjadi produser musik.

Dalam kiprah baru ini, Rian mengandalkan feeling dan intuisi untuk memoles penyanyi berbakat. Hal itulah yang dilakukan olehnya saat mengorbitkan Weda.

Di bawah tangan dinginnya, Rian D'Masiv yakin bisa menjadikan Weda penyanyi top Tanah Air. Lagu berjudul To Die For sengaja ia hadirkan untuk Weda.

Baca Juga:

Rian D'Masiv Kantongi Identitas Pelaku yang Menudingnya Lakukan Pelecehan

Sosok Penyemangat Rian D'Masiv Usai Diterpa Kasus Pelecehan Seksual

Rian D'Masiv

"Dari ngobrol dan mendengar ia bernyanyi, saya melihat sesuatu yang unik yang ada dalam dirinya. Ia punya jenis suara yang khas yang tidak saya temui di penyanyi lain. Lagu 'To Die For' emang khusus ditulis untuk Weda. Kata-katanya disesuaikan dengan usia dia," ujar Rian D'Masiv.

Rian D'Masiv menyamakan karier produsernya seperti perjalanan Usher menemukan Justin Bieber. Ia yakin kiprah dan pengalaman di dunia musik membawa sesuatu untuk Weda.

"Saya berasa jadi Usher ketika dia menemukan Justin Bieber. Saya yakin Weda ini bisa jadi besar," sambung Ryan.

Tak sendiri, Rian mengajak teman artis untuk memoles Weda. Salah satunya adalah Rayen Pono yang bertindak sebagai vocal arranger.

"Aku merasa mas Rayen benar-benar tahu bagaimana karakter vokalku dan ia bisa mendorong segenap kemampuan bernyanyiku dengan mengajarkan berbagai teknik vokal yang aku sebelumnya tidak terlalu mengerti," ujar Weda yang memiliki nama asli Wedananda Mahawira Ciptawan.

Salah satu alasan Rian memberanikan diri bertindak sebagai produser adalah persoalan regenerasi.

"Di usia 10 tahun berkarier mungkin masih mikirin band sendiri, tapi di atas itu harus mikir regenerasi. Enggak boleh mikirin diri sendiri, mata rantainya enggak boleh putus. Perlu ada regenerasi biar yang kita tonton tidak itu-itu saja. Harapannya bisa menjadi warna baru di dunia musik Indonesia," tutup Rian.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini