Share

Bantah Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Cynthiara Alona Hadirkan 2 Saksi Korban di Sidang Lanjutan

Nandha Aprilia, Jurnalis · Kamis 19 Agustus 2021 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 19 33 2458041 bantah-terlibat-kasus-prostitusi-anak-cynthiara-alona-hadirkan-2-saksi-korban-di-sidang-lanjutan-pAYgLqkVsy.jpeg Cynthiara Alona (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA- Kasus hukum yang menimpa Cynthiara Alona terus berlanjut. Perempuan 36 tersebut menjalani sidang lanjutan ketiga yang digelar di Pengadilan Negeri Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (19/8/2021).

Dalam sidang kali ini, kuasa hukum Cynthiara Alona menghadirkan dua saksi korban yang merupakan anak di bawah umur. Sang model masih membantah keterlibatannya dalam kasus protitusi anak di bawah umur yang menjeratnya. 

Cynthiara Alona

BACA JUGA:

Cerita Syarifadiya Berperan Jadi Cewek Tomboi dalam Sinetron Amanah Wali

Jonathan Frizzy dan Ririn Dwi Ariyanti Dipasangkan dalam Sinetron Raden Kian Santang

"Agenda hari ini adalah saksi korban, ada dua orang korban," kata kuasa hukum Cynthiara Alona, Melany Dian saat ditemui MNC Portal di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (19/8/2021). 

Dalam lanjutan keterangannya, Melany Dian mengungkapkan kesaksian para saksi korban berinisial C dan N itu dirasa berlum optimal. Kuasa hukum Cynthiara Alona itu pun mengaku tak bisa berbuat banyak akan hal ini.

"Ya keterangan para korban karena masih dibawah umur ya, jadi kita juga tidak bisa memaksa terlalu dalam, begitu. Ya masih bisa kita terima, masih kita bisa terima keterangan-keterangan para saksi korban," tuturnya.

Pihaknya juga akan kembali membawa beberapa saksi lainnya dalam sidang yang akan kembali digelar pada Kamis depan. "Seharusnya sih hari ini saksi dari penangkap ya, hari ini. Tapi karena agenda majelis padat dan ada agenda acara sebelumnya, kebetulan ulang tahun Mahkamah Agung. Jadi agenda berikutnya adalah saksi lagi," tandasnya.

Cynthiara Alona diketahui telah didakwa terlibat dalam kasus protitusi anak di bawah umur di hotel miliknya. Dia didakwa Pasal 88 juncto Pasal 76 huruf I UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan diancam maksimal 10 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini