Dukung Richard Lee Berantas Krim Abal-abal, Kartika Putri: Tapi, harus Sesuai Fakta

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 17 Agustus 2021 07:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 33 2456658 dukung-richard-lee-berantas-krim-abal-abal-kartika-putri-tapi-harus-sesuai-fakta-zxb6wjeAoX.jpg Kartika Putri mendukung aksi Richard Lee mengedukasi masyarakat soal krim abal-abal. (Foto: Instagram/@kartikaputriworld)

JAKARTA - Pembahasan seputar krim wajah abal-abal menjadi awal perseteruan Kartika Putri dan Richard Lee. Aktris 30 tahun itu mengaku, keberatan dengan cara Richard menyebut namanya dalam salah satu video yang diunggahnya di YouTube. 

Sang aktris sempat mengajak Richard Lee bertemu. “Aku DM dan beri nomor telepon pribadiku. Aku tanya, ‘Dok, ada apa ya? Kok sebut-sebut nama saya?’” ujarnya saat tampil dalam program talkshow salah satu stasiun TV swasta, pada 16 Agustus 2021. 

Kartika Putri. (Foto: Instagram/@kartikaputriworld)

Meski akhirnya bertemu, namun Kartika Putri menilai, tak ada hasil yang memuaskan. Richard Lee tetap menuding Kartika Putri mendukung peredaran krim wajah abal-abal. Imbasnya, dia melaporkan sang dokter atas dugaan pencemaran nama baik, pada Desember 2020. 

“Beliau menggiring opini publik seakan-akan aku membela krim abal-abal. Padahal enggak ada sangkut pautnya. Yang aku tuntut di sini adalah beliau mencemarkan nama baik pribadi aku,” kata ibu satu anak itu. 

Richard Lee. (Foto: YouTube/dr. Richard Lee, MARS)

Kartika Putri menambahkan, “Kalau beliau ingin memberantas (peredaran) krim abal-abal, aku dukung 1.000 persen! Tapi, harus sesuai bukti dan fakta. Kita enggak bisa dong menuduh sebuah produk itu abal-abal kalau ternyata punya BPOM.” 

Baca juga: Richard Lee Dijemput Paksa, Kartika Putri: Aku Pikir Prank

Kini, kasus dugaan pencemaran nama baik itu masih diusut oleh pihak kepolisian. Kartika Putri memilih untuk mengikuti kemauan Richard Lee dan kuasa hukumnya untuk membiarkan kasus tersebut diselesaikan secara hukum. 

Kartika Putri. (Foto: Instagram/@kartikaputriworld)

“Aku sudah menyerahkan kasus ini ke kuasa hukum. Aku sudah tabayyun, tapi malah diledek dan dijadikan konten. Aku juga sudah somasi beliau dua kali, tapi tetap dijadikan konten. Bahkan, saat panggilan polisi pun juga dijadikan konten,” tutur Kartika Putri.*

Baca juga: Dipetisi Warganet, Kartika Putri: Aku Menyerah

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini