Ayu Azhari Jadi Relawan Covid-19

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Rabu 14 Juli 2021 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 33 2440552 ayu-azhari-jadi-relawan-covid-19-X1GP9xl7Xf.jpg Ayu Azhari (Foto: IG Ayu Azhari)

JAKARTA - Corona varian delta mulai memperparah penularan Covid-19 di Indonesia. Hingga saat ini Indonesia masih terus berjuang untuk menekan angka lonjakan kasus positif Covid-19.

Khawatir pandemi semakin lama berlangsung di Indonesia, baru-baru ini beberapa elemen masyarakat dari mulai artis, duta besar, perwakilan dari TNI, Polri, Politisi, penggiat sosial, hingga perwakilan pemerintah tampak menjalani meeting konsolidasi terkait Covid-19. Dalam kesempatan itu, Ayu Azhari yang menyatakan diri siap bergabung sebagai bagian dari Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19, juga turut angkat bicara.

Baca Juga:

Fuad Alkhar 'Wan Abud' Meninggal, Ayu Azhari: Selamat Jalan Sahabatku

Selain Cita Citata, Ini 7 Artis yang Sempat Terseret Kasus Korupsi Pejabat

Ayu Azhari

Wanita 52 tahun itu menyadari bahwa pandemi sudah berjalan lebih dari satu tahun. Sayangnya, masih juga ada beberapa orang yang enggan mendukung langkah pemerintah memerangi virus corona. Oleh karenanya, ia merasa bahwa perlu adanya komunikasi yang baik dari pemerintah ke masyarakat dalam upaya memerangi Covid-19.

"Perlu adanya keteladanan untuk menegakkan atau mendisiplinkan agar masyarakat benar-benar menjalankan protokol kesehatan. Karena keadaan makin berbahaya, contoh beberapa hari lalu di Jakarta hampir 300 orang meninggal dalam satu hari," ujarnya dalam kesempatan tersebut.

"Terjadi penyebaran pandemi ini dengan sangat cepat, karena masyarakat kurang memiliki sense of awareness (rasa kewaspadaan yang tinggi)," sambungnya.

Tingginya lonjakan kasus yang terjadi beberapa minggu belakangan, menjadi bukti bahwa masyarakat mulai enggan mendengar imbauan pemerintah. Bahkan, istri dari Mike Tramp ini juga sempat mengkritik pemerintah yang dianggapnya lebih mengutamakan sektor ekonomi dibanding kesehatan. Oleh karenanya, ibu .. anak ini berharap adanya kejelasan kebijakan pemerintah, untuk para pengusaha kecil yang kehidupannya bergantung dengan pendapatan harian.

"Mengutamakan sektor ekonomi yang berdampak menyebabkan bentrok antara kebijakan dan realisasinya. Atau yang lagi heboh belakangan ini, bentrok antara satpol pp dan pedagang kecil, karena tidak bisa di disiplinkan. Karena sektor usaha kecil sangat tergantung dengan pendapatan harian," tegasnya.

"Sedih, miris, nggak kuat saya lihatnya. Bisa saya rasakan dampak covid-19 terhadap kehidupan masyarakat. Bukan mereka tidak takut kena covid, tetapi karena kebutuhan primer yang mendesak membuat mereka jadi tidak disiplin, apa lagi jadi nekat sampai terjadi bentrok dan sangat rentan jadi korban kekerasan," katanya.

Ayu berharap agar aksi para Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19 sedikit banyak bisa membantu meringankan beban pemerintah. Terutama terkait dukungan dan sumbangsih untuk memerangi Covid-19.

"Negara tidak bisa sendirian menangani Covid 19, membutuhkan berbagai pihak untuk saling mendukung dan memberikan sumbangsihnya sebagai tauladan yang bisa dilihat dan dirasakan masyarakat kecil agar di masa pandemi ini kita bisa bersama sama belajar, saling mendukung dan bertanggung jawab," tegasnya.

"Semoga niat baik teman teman dalam Aksi Melawan Covid-19 bisa mengisi kekosongan yang ada dan memberikan kontribusi untuk membantu masyarakat sesegera mungkin di beberapa sektor mendasar yang diperlukan akibat dampak Covid-19 ini," tandasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini