Jurassic World: Dominion Lebih Kental dengan Elemen Sci-Fi

Andaru Danurdana, Jurnalis · Jum'at 09 Juli 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 206 2437743 jurassic-world-dominion-lebih-kental-dengan-elemen-sci-fi-7Yxk3Lt7Rp.jpg Jurassic World Dominion (Foto: Ist)

JAKARTA – Film ketiga dari seri Jurassic World, Dominion akan mengeksplorasi sisi ilmiah dari cerita fiksi mereka.

Dilansir dari ScreenRant, Minggu (4/7/2021), Jurassic World: Dominion akan menjadi penutup dari cerita dinosaurus yang dituturkan dalam tiga dekade ini. Belum ada trailer maupun detil cerita, Dominion direncanakan menjadi sebuah thriller fiksi ilmiah yang membahas rekayasa genetik yang dilakukan manusia pada satwa liar yang telah punah.

Film Jurassic World: Dominion, sebagai thriller fiksi ilmiah, akan membahas lebih dalam konsep rekayasa genetik yang dilakukan manusia pada dinosaurus dan efeknya pada manusia; tak hanya hasil rekayasa genetik yang mengancam manusia dalam bentuk dinosaurus yang mengamuk, tapi juga usaha manusia dalam menyempurnakan percobaan mereka.

Baca Juga:

Kabar Baik, DJ Dimitri Vegas Ikut Bergabung di Jurassic World: Dominion

Menggemaskan! Bayi Dinosaurus Kenakan Masker di Jurassic World: Dominion

Jurassic World

Film ketiga Jurassic World ini akan melanjutkan cerita Jurassic World: Fallen Kingdom, dimana pulau Isla Nublar telah dikuras habis dan para dinosaurus dibawa ke daratan utama Amerika untuk dijual sebagai satwa langka. Setelah kekacauan yang disebabkan dinosaurus ganas model baru, indoraptor, para dinosaurus yang tadinya dikerangkeng bisa bebas berlarian ke seluruh penjuru alam liar Amerika.

Dalam cerita yang membawa dinosaurus kembali hidup dengan sains, tentunya cerita ini membawa elemen fiksi ilmiah. Namun, film-film sebelumnya tak banyak membahas sains yang dilakukan para tokoh dan lebih mengandalkan sisi horor, aksi, dan petualangan. Hasilnya, fiksi ilmiah yang dibawa franchise ini tak sekental aksi tokoh utama kabur dari T-Rex.

Konsep film ketiga yang akan membawa dinosaurus hidup berdampingan dengan manusia tentunya merupakan sebuah hal besar yang patut dieksplorasi secara ilmiah, baik ilmu alam maupun ilmu sosial, oleh para penulis Dominion, karena akhirnya film ini akan menjawab pertanyaan yang dilontarkan pada film pertama Jurassic Park: apakah sains merupakan bibit kehancuran manusia? Bisakah manusia dan dinosaurus hidup dalam waktu dan tempat yang bersamaan? Dan, siapa yang akan merajai bumi ketika dua spesies yang terpisah sebuah kiamat kecil tiba-tiba hidup berdampingan?

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini