Legend of The Blue Sea, Putri Duyung Menunjukkan Identitas Aslinya

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Kamis 10 Juni 2021 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 598 2422898 legend-of-the-blue-sea-putri-duyung-menunjukkan-identitas-aslinya-v7hUQgdPVg.jpeg Legend of the Blue Sea (Foto: RCTI+)

JAKARTA - Pada episode sebelumnya, Ketika Joon Jae sedang pergi liburan ke sebuah pulau, tiba-tiba ada sosok misterius yang mengacak-acak kamarnya. Rupanya sosok tersebut adalah putri duyung. Polisi pun segera datang dan memborgolnya karena dicurigai sebagai orang yang dicari baru-baru ini. Penasaran bagaimana kisahnya? saksikan Legend of The Blue Sea hanya di RCTI+.

Kejadian ini dimulai ketika Joon Jae membawa putri duyung pergi ke sebuah tempat yang bernama Menara Hercules. Joon Jae memberitahu padanya bahwa sejak 2000 tahun lalu tempat ini disebut dengan sebutan ujung dunia. Putri duyung pun bertanya padanya, “Mengapa disebut ujung dunia? padahal isinya hanya lautan”. Kemudian Joon Jae teringat akan masa kecilnya ketika ibunya membawa dirinya ke tempat tersebut. Ibunya mengatakan bahwa tempat ini disebut ujung dunia oleh orang-orang dan mercusuar hercules itu lah yang menerangi dunia. Ibu hercules datang ke tempat itu setiap hari karena merindukan putranya. Orang-orang melihat kejadian itu merasa sangat kasihan dan pada akhirnya mereka membangun mercusuar tersebut agar putranya bisa menemukan jalan pulang dengan mengikuti cahaya mercusuar tersebut melalui laut,

Baca Juga:

Legend of the Blue Sea Kini Bisa Ditonton di RCTI+

Legend of the Blue Sea hingga Mouse, K-Drama Fenomenal Hadir di Vision+

Legend of The Blue Sea

 

Joon Jae pun bertanya pada ibunya “Apakah Hercules dapat menemukan ibunya?”. Ibunya pun menjawab bahwa ia tidak tahu. Tetapi menurut legenda, jika orang-orang berpisah disini pasti akan bertemu kembali. “Meskipun disini adalah ujung dunia, tetapi ini juga awal dari dunia lain” ujar ibunya. Joon Jae pun berkata sambil mengukir namanya di sebuah batu, “Tetapi bu, aku merasa kalau Hercules sangat merindukan ibunya”. Melihat hal itu ibunya langsung tersenyum. Namun saat ini batu tersebut sudah tertimpa ukiran-ukiran nama orang lain. Joon Jae pun memperlihatkan batu tersebut pada putri duyung. “Namaku adalah Heo Joon Jae. Banyak orang yang tidak mengetahui nama asliku, harusnya kau merasa terhormat”, ujar Joon Jae.

Putri duyung kembali bertanya, “Apakah orang yang berpisah disini benar-benar akan bertemu kembali?”. Dengan spontan Joon Jae menjawab bahwa itu semua bohong. Karena ia dan ibunya berpisah di tempat ini dan sampai saat ini ia belum bertemu kembali dengan ibunya. Teringat kembali saat Joon Jae masih kecil, ibunya berpamitan tanpa sopan santun. Putri duyung melihat ada sebuah batu berukir nama Heo Joon Jae. Tulisan tersebut di ukir oleh ibunya sambil menangis ketika ia hendak pergi meninggalkannya. Joon Jae pun menyadari bahwa ternyata ibunya pergi berpamitan dengan memberikan ukiran tersebut. Kemudian putri duyung pun bertanya “Apa yang dikatakan oleh ibumu?” ia pun menjawab bahwa ibunya mengatakan bahwa ia menyayangi Joon Jae. Kemudian putri duyung menanyakan apakah ibunya tersebut menyerah. Joon Jae pun menjawabnya sambil tertawa “Iya, dia benar-benar menyerah”. Putri duyung pun tersenyum dan membuat Joon Jae terkesima untuk pertama kalinya.

Tiba-tiba datang sekelompok mafia menghampiri mereka berdua. Joon Jae pun mengeluarkan pistol yang direbut olehnya ketika ia melarikan diri, namun para mafia tersebut malah mengepung mereka dengan senapan. Joon Jae pun berusaha melarikan diri untuk melindungi putri duyung. Namun ia lari sampai ke ujung tebing dan tidak ada jalan lagi. Mereka pun terkepung oleh ancaman para mafia tersebut. Joon Jae mengangkat tangannya dan menandakan bahwa dirinya menyerah. Joon Jae meminta agar putri duyung itu dilepaskan karena tidak ada hubungannya dengan dirinya. Bos mafia itu tidak percaya dan mengatakan jika tidak ada hubungannya mengapa ia mengikutimu sampai sini. Joon Jae juga mengatakan kalau gelang giok yang dipakai oleh putri duyung itu adalah barang murah yang ia curi. Putri duyung hanya kebingungan dan berkata kalau ia adalah istrinya Joon Jae. Bos mafia itu semakin marah karena ia merasa ditipu lagi oleh Joon Jae. Putri duyung pun melihat ke arah laut, Joon Jae mengerti maksudnya dan ia mengatakan bahwa ia takut jika harus melompat ke bawah dan berkata tidak ingin mati seperti lumba-lumba. Saat putri duyung melihat bahwa Joon Jae ingin ditembak, akhirnya putri duyung itu menggandeng tangan Joon Jae dan langsung membawanya melompati tebing itu. Ketika di dalam air Joon Jae dikejutkan dengan berubahnya putri duyung itu menjadi sosok yang sesungguhnya untuk menyelamatkan Joon Jae. Joon Jae langsung mengerti apa maksud dari kata-kata yang diberikan oleh putri duyung. Kemudian putri duyung itu menciumnya.

Apa arti ciuman putri duyung itu ? Nonton selengkapnya Legend of The Blue Sea di RCTI+ Satu Aplikasi, Semua Hiburan.

Tentang RCTI+ :

RCTI+ hadir sebagai layanan AVOD (layanan Video On Demand berbasis iklan dimana pengguna gratis dalam menggunakannya) & live streaming dari 4 TV terpopuler (RCTI, MNCTV, GTV dan iNews). Hadir juga konten eksklusif yang tidak tayang di Televisi, hanya ada di aplikasi RCTI+. Selain itu juga ada banyak tayangan terbaik seperti Sinetron Legendaris, pertandingan nasional eSports, Drama Korea, Drama China, Film Hollywood, Film Anak. Kemudian RCTI+ berkembang dengan hadirnya 2 fitur lainnya yaitu News dan Radio+. Di dalam News, pengguna dapat membaca berita terlengkap dari berbagai sumber terpercaya. Di dalam Radio+, pengguna dapat mendengarkan radio dari seluruh Indonesia, mendengarkan podcast, cerita suara, musik dan audio book. Pada satu tahun usia RCTI+, RCTI+ menghadirkan 2 fitur baru, yakni Home of Talent (HOT) dan Game. Semua dapat dinikmati dengan mudah tanpa harus registrasi dan secara gratis.

• Website: https://www.rctiplus.com/

• Facebook: https://www.facebook.com/RCTIPlusOfficial/

• Twitter: https://twitter.com/RCTIPlus

• Instagram: https://www.instagram.com/rctiplusofficial/

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini