Susi Pudjiastuti Turut Mengecam Konten Lucinta Luna Bareng Lumba-Lumba

Lintang Tribuana, Jurnalis · Kamis 15 April 2021 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 33 2395365 susi-pudjiastuti-turut-mengecam-konten-lucinta-luna-bareng-lumba-lumba-OwtTnRwsqC.jpg Lucinta Luna (Foto: IG Lucinta Luna)

JAKARTA - Lucinta Luna menjadi sorotan publik karena konten YouTube-nya. Ia dikecam sejumlah pihak karena dianggap melakukan bentuk kekejaman pada hewan.

Dalam video itu, Lucinta bersama teman-temannya berada di tempat wisata Dolphin Lodge Bali. Mereka terlihat berenang bersama lumba-lumba dengan memegang sirip hewan tersebut.

Hal ini bahkan menarik perhatian Susi Pudjiastuti untuk bersuara. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu memberikan komentar pedasnya untuk Lucinta di cuitan Indira Nurul Qomariah, aktivis satwa liar.

Baca Juga:

Lucinta Luna Minta Maaf Ikut Campur Kisruh Lesti Andryani dan Siti Badriah

Bulan Puasa Lucinta Luna Tutup Aurat, Netizen: Kaya Boneka Barbie   

Lucinta Luna


"Banyak orang berpikir uang dan ketenaran mampu membeli dan mengizinkan untuk melakukan apapun, termasuk kebodohan dan menjadi bodoh," tulis Susi, dikutip dari Twitter pada Kamis (15/4/2021).

Sebelum Susi Pudjiastuti, artis Davina Veronica pun melontarkan kecaman atas konten YouTube Lucinta Luna melalui unggahan Instagramnya.

"Ini sangat bodoh, tak berpendidikan, dan kejam. Sedih banget melihat ini lumba-lumba ini seperti budak manusia. Budak untuk hiburan manusia," tulis Davina.

"Kamu tahu tidak bahwa lumba-lumba adalah hewan paling cerdas di bumi ini. Mereka cerdas, kompleks, dan makhluk yang lembut. Mereka makhluk sosial, ini pasti dipisahkan dari keluarganya," sambungnya.

Menurut Davina, Lucinta sebagai publik figur kurang peka bahwa dia mengunjungi tempat wisata yang sebenarnya tak melindungi lumba-lumba. Ia berharap agar artis transgender itu bisa lebih bijak mengunggah konten.

"Semoga lain kali lebih bijak dalam mem-posting konten. Sekarang mari kita menghimbau & saling menyebar edukasi tentang larangan dolfin sebagai obyek hiburan seperti ini. Harus di tutup sarana-sarana seperti ini," tulisnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini