Vokalis Band Ditangkap karena Konsumsi Sabu

Agus Warsudi, Jurnalis · Jum'at 15 Januari 2021 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 33 2345102 vokalis-band-ditangkap-karena-konsumsi-sabu-p0AAjXGWHc.jpg Penangkapan Ahmad Zaki (Foto: Agus Warsudi/MNC Portal Indonesia)

BANDUNG - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung menangkap seorang musisi bernama Ahmad Zaki, vokalis band Kapten. Ia ditangkap atas kepemilikan sabu.

Ahmad Zaki bersama temannya ditangkap di kamar kos Jalan Cikondang I Nomor 17 A, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong Kota Bandung, Jawa Barat.

Selain Zaki, polisi juga meringkus Supriyatno alias Nono. Dari tangan Zaki dan Nono, petugas menyita barang bukti satu bungkus plastik klip berisi kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,29 gram, satu set alat isap sabu atau bong, satu korek gas, dan dua unit Handphone.

Baca Juga:

Gritte Agatha Punya Studio YouTube dengan Peralatan Mahal Lho!

Meski Positif Covid-19, Ini yang Membuat Chicco Jerikho Bersyukur

Zaki Kapten Band


Kasatres Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Ricky Hendarsyah mengatakan, kronologi penangkapan Zaki berawal dari informasi masyarakat bahwa di sebuah tempat kos Jalan Cikondang I Nomor 17 A sering terjadi transaksi penyalahgunaan narkoba.

Dari informasi masyarakat tersebut kemudian anggota kepolisian dari Satres Narkoba Polrestabes Bandung melakukan penyelidikan di lokasi.

"Pada 13 Januari 2021 sekitar pukul 20.30 WIB, anggota Satres Narkoba Polrestabes Bandung mengamankan AZ (Zaki) dan SP (Nono) di kamar kos AZ," kata Kasatres Narkoba di Makosatres Narkoba Polrestabes Bandung, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Jumat (15/1/2021).

Hasil introgasi terhadap Zaki dan Nono, ujar AKBP Ricky, sabu tersebut didapat dari Meong alias MG. Kurir narkoba Meong alias MG masih buron. Zaki memgaku membeli sabu dari Meong dengan harga Rp250.000 melalui perantara Nono.

Transaksi pembelian sabu tersebut dilakukan dengan cara transfer uang melalui aplikasi M-Banking BCA milik Nono ke nomor rekening bank BCA atas nama Hendra Mulyaman.

"Setelah transfer uang, sabu ditempel di daerah Dago dan diambil oleh tersangka Nono. Selanjutnya, sabu dikonsumsi berdua di kamar kost AZ (Zaki)," ujar AKBP Ricky.

Berdasarkan hasil pemeriksaan urine terhadap tersangka AZ alias Zaki dan Nono keduanya positif mengandung metamfetamin atau sabu. Tersangka Zaki dan Nono dijerat Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar," tutur Kasatres Narkoba.

Sementara itu, tersangka Zaki mengaku mengonsumsi narkoba jenis sabu karena tak ada kegiatan selama pandemi. Job manggung sepi. Untuk mengisi waktu, Zaki mengonsumsi sabu.

"Saya mengkonsumsi narkotika jenis sabu sejak 2015. Pada 2018 sempat berhenti dan rehabilitasi. Namun awal 2020 mulai mengkonsumsi kembali karena gak ada kegiatan selama pandemi," kata Zaki, pelantun tembang "Lagu Sexy", "Pemenang Cinta", dan "Dusta" ini.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini