Pekan Ini, Wayang Sampah Tampilkan Pentas Opera-Si Plastik

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 12 November 2020 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 12 33 2308578 pekan-ini-wayang-sampah-tampilkan-pentas-opera-si-plastik-ahLUplKtDx.jpg Pementasan Opera-Si Plastik dari Wayang Sampah. (Foto: Galeri Indonesia Kaya)

JAKARTA - Wayang Sampah (Wangsa) akan menampilkan pementasan bertajuk Opera-Si Plastik, pada 14 November 2011, pukul 15.00 WIB. Pentas tersebut akan ditayangkan secara virtual lewat situs serta saluran YouTube resmi Indonesia Kaya. 

Pementasan tersebut merupakan bagian dari #PentasDaringRuangKreatif persembahan Galeri Indonesia Kaya bersama Garin Nugroho. Kelompok seni asal Solo, Jawa Tengah ini mengemas pementasan Opera-Si Plastik dalam sebuah pertunjukan wayang golek berbahan botol plastik.

 Opera-Si Plastik persembahan Wayang Sampah. (Foto: Galeri Indonesia Kaya)

Permainan kata operasi plastik dalam naskah yang ditulis Cahyati Praba Hardini ini dapat diartikan sebagai tindakan membedah dan memperindah sampah plastik menjadi wayang golek dengan berbagai macam karakter manusia. 

Selain menggunakan bahan daur ulang, Wangsa juga menggunakan media visual yang dimainkan dengan over head projector (OHP) sebagai background pendukung cerita. Pementasan dengan arahan mentor Subarkah Hadisarjana ini semakin meriah dengan iringan alat musik tradisional.

 Opera-Si Plastik persembahan Wayang Sampah. (Foto: Galeri Indonesia Kaya)

Bebunyian dari gong kondhe, gong geser, saron kaca, gender kaca, bonang botol, bonang tabung, kendhang, siter, rebab, serta suling paralon akan diperdengarkan dalam pertunjukan itu nantinya. 

“Pementasan ini, kami harap dapat mengubah pola pikir dan mentalitas masyarakat dalam menyikapi sampah. Pada dasarnya, sampah tidak harus dibuang tapi juga bisa diolah dengan baik dan benar,” ujar Sunarso, pimpinan produksi Wangsa dalam rilis yang diterima Okezone, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Pentas Indonesia Kita ke-34 Refleksi tentang Keserakahan Kita 

Selain Opera-Si Plastik, para penikmat seni juga bisa menikmati pementasan Sigegh dari Lugep Dance Company. Sigegh terinspirasi dari upacara adat yang menampilkan cangget igol, tarian yang dibawakan para penari pria dan menggunakan siger (mahkota pengantin perempuan Lampung).

 Pertunjukan tari Sigegh. (Foto: Galeri Indonesia Kaya)

Tarian tersebut merupakan pertanyaan atas hak kaum perempuan dalam masyarakat. Pertunjukan tari arahan Eko Supriyanto tersebut akan ditayangkan pada 15 November 2020, pukul 15.00 WIB.*

Baca juga: Kim Seon Ho Klaim Diri sebagai 'Idol' di Panggung Teater

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini