Renatta Moeloek Ungkap Pernah Dirawat di Rumah Sakit Berbulan-Bulan

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 33 2296708 renatta-moeloek-ungkap-pernah-dirawat-di-rumah-sakit-berbulan-bulan-hingga-depresi-2G0AgPhscz.jpg Chef Renatta Moeloek (Foto: Youtube)

JAKARTA - Sebagian orang sudah cukup familiar dengan kisah insiden luka bakar yang dialami oleh Celebrity Chef terkenal, Renatta Moeloek. Tapi mungkin tak banyak yang tahu jika Renatta sempat mengalami depresi karena insiden kebakaran tersebut.

Perihal dirinya mengalami depresi tersebut, dipaparkan Renatta ketika menjadi bintang tamu dalam siaran vlog milik rekannya di MasterChef, Chef Arnold Poernomo. Menjadi korban luka bakar yang mengharuskan dirinya menjalani perawatan selama berbulan-bulan di rumah sakit, diakui Renatta jadi masa paling kelam dan titik terendah dalam hidupnya.

“Darkest moment, di rumah sakit itu sekitar 2 bulan. Stresnya bukan karena mikir karir atau hidup, tapi pas di rumah sakitnya. Jadi kalau kena luka bakar itu, masuk rumah sakit ditempatkan di gedung isolasi, jadi gue ada di satu ruangan sama belasan orang korban luka bakar lain. Berbulan-bulan di situ yang didengar orang teriak-teriak dan nangis. Jadi lebih depresi, ke tempatnya,” ujar Renatta, dikutip dari akun channel Youtube Arnold Poernomo, Selasa (20/10/2020).

 

Baca juga: Jadi Korban Pelecehan di Medsos, Chef Renatta Moeloek Santai

Ketika ditanya lebih lanjut oleh Chef Arnold Poernomo, apakah ia menjadi trauma sejak kecelakaan itu. Perempuan lulusan Le Cordon Bleu Culinary Art, Paris, Perancis itu menegaskan ia sama sekali tidak trauma. Disebut Renatta, justru semenjak insiden tersebut dirinya sekarang jadi jauh lebih berhati-hati saat menghadapi gas di dapur.

“Enggak trauma, lihat api dan kompor itu enggak trauma. Tapi kalau mencium bau-bau gas bocor itu, mundur. Ya justru sekarang jadinya lebih hati-hati sama gas,” ucapnya.

 

Mengalami luka bakar cukup parah akibat insiden ledakan tabung gas ini membuat Renatta harus menjalani masa penyembuhan hingga satu tahun lamanya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini