Jadi Big Five, Yenny Rachman Akui Rusak Pasaran Honor Pemain Film Indonesia

Lintang Tribuana, Jurnalis · Selasa 22 September 2020 18:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 22 33 2282016 jadi-big-five-yenny-rachman-akui-rusak-pasaran-honor-pemain-film-indonesia-hBZ3WxPUxz.jpg Yenny Rachman (Foto: YouTube)

JAKARTA - Aktris senior Yenny Rachman mengenang masa keemasannya di industri film Tanah Air. Namanya melejit setelah membintangi film Kabut Sutera Ungu pada 1979.

Berkat film itu, Yenny berhasil mendapatkan sejumlah penghargaan. Dari sana, sosoknya mulai diperhitungkan di dunia seni peran dan kualitas honornya meningkat.

Yenny Rachman

"Gue dapat Piala Citra sebagai Aktris Terbaik Indonesia sekaligus dapat Artis Terbaik di Fetsival Film Asia. Lumayan deh, nambah bobot kita. Honor mulai dikit-dikit naik," kata Yenny seperti dikutip dari YouTube Rano Karno, Selasa (22/9/2020).

Baca Juga:

Sule Langsung Tes Swab Usai Nunung Positif Covid-19, Ini Hasilnya

Netizen Kritik Habis Gaun Pre-Wedding Amanda Manopo

Menurut Rano Karno, nama Yenny dan Roy masuk ke jajaran artis ternama dengan bayaran tertinggi yang disebut The Big Five. Kala itu, honornya sudah mencapai angka Rp5 juta dan akhirnya memengaruhi pasaran honor bintang film Tanah Air.

"Rusak pasaran ya," sahut Yenny Rachman sembari tertawa.

"Soalnya dulu namaya The Big Five. Kita buka kartu nih, dulu zamannya dia, honor Rp5 juta. Enggak pernah ada honor bintang film segitu. Aku aja terkenal dulu honor paling Rp600 ribu sampai Rp 750 ribu," jelas Rano.

Rano Karno

Yenny pun mengatakan bahwa perjuangannya tak mudah untuk menjadi bintang film dengan bayaran mahal. Ia mesti melalui tahapan terbawah untuk menjadi artis besar.

"Tapi kan proses perjalanan di dunia film dari enggak dibayar, figuran, terus hanya dibayar Rp2500," ungkap Yenny.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini