Terserang Covid-19, Iis Sugianto Sempat Putus Asa

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Senin 14 September 2020 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 33 2277450 sempat-terserang-covid-19-iis-sugianto-sempat-putus-asa-fJPp9yTM5C.jpg Iis Sugianto (Foto: Youtube)

JAKARTA - Penyanyi senior Iis Sugianto mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengidap virus corona dan dirawat selama kurang lebih 3 minggu. Melalui akun Youtube Channelnya, pelantun Jangan Sakiti Hatinya tersebut nampak membagikan ceritanya saat ia harus berjuang melawan virus tersebut.

Wanita 58 tahun itu menyebut bahwa ia sempat mengalami demam hingga suhu tubuhnya mencapai 38,7 derajat. Saat memeriksakan kondisinya ke laboratorium, ia disebut mengidap penyakit tipus. Namun, lantaran setelah meminum obat dan ia tak kunjung juga sembuh, akhirnya Iis memberanikan diri untuk berobat ke rumah sakit dan melakukan rapid dan toraks.

"Bermula dari suhu tubuh yang naik turun, kadang suhu saya sangat panas, dan tiba-tiba normal kembali. Karena itu saya memberanikan diri untuk memeriksa ke lab sendiri dan akhirnya dinyatakan sakit tipes," ungkap Iis dalam video tersebut.

"Tapi ketika di hari ketiga saya demam yang sangat tinggi, suhu tubuh saya 38,7, saya merasa tidak tenang. Obat-obatan sudah saya minum, akhirnya saya beranikan diri ke RS. Saya cek darah jam 8 malam, saya antri UGD dan melakukan beberapa tes, termasuk dilakukan rapid test dan dinyatakan sakit tipus bukan covid," sambungnya.

Baca Juga: Iis Sugianto Curiga Tertular Covid-19 saat Bernyanyi

Dari hasil toraks, dokter mengungkap bahwa paru-paru dari wanita bernama lengkap Kuspuji Istiningdyah itu penuh dengan lendir. Ia bahkan diminta melakukan tes swab, dan akhirnya mengetahui bahwa demam yang dialaminya merupakan gejala dari covid-19.

"Jam 11 pagi dokter internis datang memeriksa saya, 'Bu Iis kelihatannya hasil toraks paru-paru bu Iis mencurigakan. Paru-paru bu Iis seperti ada lendir, Bu Iis harus swab ya'. Jam 4 sore dokter dan suster mengabarkan bahwa 'Bu Iis covid. Bu Iis tidak bisa tinggal di rumah sakit ini, karena rumah sakit ini tidak menerima pasien covid'," paparnya.

Mengetahui dirinya mengidap covid, Iis Sugianto merasa bahwa hidupnya tak akan lama lagi. Ia bahkan sempat mengirimkan pesan pada anak-anaknya.

"Yang ada dalam pikiran saya saat itu adalah anak-anak. Saya dalam keadaan yang 50% saya sembuh, 50% inilah akhir hidup saya. Dan saya ingin sekali berkirim surat buat anak-anak saya, terutama untuk anak saya yang di Amerika," jelasnya.

"Banyak sekali cerita tentang covid yang tidak survive, itu realitanya. Saya juga manusia biasa yang harus menerima apa yang sudah digariskan, bahwa umur sudah ditetapkan oleh Allah. Mungkin inilah saatnya, saya pikir pada saat itu," lanjutnya.

Saat ini, Iis Sugianto diketahui sudah sembuh dan terbebas dari virus corona yang sempat menyerangnya. Dukungan dari keluarga, saudara, dan sahabat, diketahui merupakan salah satu obat yang membuat dirinya bisa sembuh total dari corona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini