Rapper Populer Rusia Jadi Korban Mutilasi, Pelaku Diduga Istri Sendiri

Elsa Virina Simanjuntak, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2020 23:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 33 2256954 rapper-populer-rusia-jadi-korban-mutilasi-pelaku-diduga-istri-sendiri-uqsuAL7QJy.jpg Andy Cartwright. (Foto: RIA FAN)

SAINT PETERSBURG - Rapper populer asal Rusia, Andy Cartwright tewas dimutilasi di apartemennya yang terletak di kawasan Nevsky Prospekt 134, Saint Petersburg, Russia. Pelaku mutilasi diduga kuat istri sang rapper, Marina Kukha. 

Pengacara Irina Skurtu yang mewakili Kukha mengatakan, kliennya memutilasi tubuh Cartwright selama 4 hari menggunakan pisau, palu, gergaji, mangkuk plastik, dan talenan. Lalu memasukkan potongan tubuh itu dalam kantong plastik berwarna hitam. 

“Sebagian disimpan dalam kamar dan lainnya di kulkas. Karena bau busuk hanya keluar dari dua tempat itu,” ujarnya seperti dikutip dari The Sun, pada Selasa (4/8/2020). 

Andi Cartwright. (Foto: VK.COM)

Dalam pemeriksaan, Marina Kukha mengaku, suaminya itu sebenarnya telah tewas akibat overdosis narkoba sebelum dia mutilasi. Dia menemukan sebuah jarum suntik tergeletak di sebelah mayat sang suami. 

Alexander Yushko -nama asli sang rapper- menurut istrinya, memakai narkoba karena depresi. Pandemi COVID-19 yang memaksanya berdiam diri di rumah bersama istri dan anak mereka yang masih berusia 2 tahun membuatnya stres. 

Namun klaim Marina Kukha itu dibantah teman-teman Cartwright. Apalagi, harian Komsomolskaya Pravda melaporkan, pihak berwajib tak menemukan kandungan obat-obatan dalam tubuh sang rapper

Baca juga: Rapper Megan Thee Stallion Tertembak saat Penangkapan Tory Lanez

Kepada polisi, Marina Kukha menjelaskan alasannya memutilasi Andi Cartwright. Dia mengklaim, tak ingin kematian sang suami yang ‘memalukan’ diketahui penggemar dan publik. 

Awalnya, perempuan 36 tahun itu berencana membuang bagian tubuh sang suami dan mengumumkan dia menghilang kepada penggemarnya. Irina Skurtu menjelaskan, kliennya dalam kondisi baik saat menjalani pemeriksaan. 

Andi Cartwright. (Foto: VK.COM)

Meski begitu, dia tak menyanggah kalau Marina Kukha terlihat sangat gugup dalam menjawab pertanyaan polisi. “Perkataannya cukup dapat dimengerti. Namun dia berkali-kali bilang, ‘Apa yang telah kulakukan? Apa yang telah kulakukan?’” tuturnya. 

Saat ini, polisi masih menahan Marina Kukha untuk penyelidikan lebih lanjut. Mirror Onlinemengabarkan bahwa perempuan itu akan menjalani tes polygraph untuk mengetahui kejujuran kesaksiannya.*

Baca juga: Gara-Gara Iklan Es Krim, Rain Berencana 'Tuntut' Kim Tae Hee

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini