Kronologi Tessa Kaunang Ditipu Pedagang Online saat Beli Sepeda Rp23 Juta

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Rabu 29 Juli 2020 12:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 33 2253837 kronologi-tessa-kaunang-ditipu-pedagang-online-saat-beli-sepeda-rp23-juta-rhxLLmyf2s.jpg Tessa Kaunang.

JAKARTA - Nasib malang menimpa Tessa Kaunang. Berniat membeli sepeda demi mengikuti tren saat ini, Tessa malah ditipu pedagang di situs belanja online. Bagaimana kronologinya?

Tessa Kaunang mendatangi Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa 28 Juli 2020 untuk melaporkan kasus penipuan yang menimpanya. Saat itu, Tessa mengaku tergiur dengan salah satu sepeda yang mendapat potongan harga. Ditambah lagi, sepeda tersebut memiliki varian warna sesuai seleranya.

"Harganya itu sebenarnya Rp57 juta sekian, tapi dapat diskon 60 persen, jadi harganya Rp23 juta. Nah, namanya perempuan, kita tergiur yak. Apalagi warnanya itu warna yang saya suka, warna ungu," terang mantan istri Sandy Tumiwa.

Tessa Kaunang.

Tessa Kaunang akhirnya memutuskan membayar harga sepeda tersebut. Tessa mulanya tidak menaruh curiga karena proses pembayaran dilakukan seperti biasa.

Baca juga:

Bentuk Cinta dan Hormat Tessa Kaunang kepada Mantan Mertua

Diminta Rujuk dengan Sandy Tumiwa, Tessa Kaunang Sudah Punya Kekasih

"Akhirnya saya transaksi dan prosedur yang saya lakukan sesuai, yaitu transfer ke virtual account yang keluar dari tempat belanja itu. Satu jam kemudian, ada yang telefon saya, 'Kami dari belanja online tersebut. Karena ibu mendapat diskon 60 persen, jadi ibu hatus mengaktivasi voucher diskon'. Dia kasih link, saya masuk, lalu diminta masukin OTP," ucapnya.

Namun setelah transaksi, Tessa Kaunang sempat diminta untuk tidak langsung membuka website yang sebelumnya dibagikan dengan alasan teknis. Mengaku kurang paham teknologi, Tessa menuruti permintaan orang yang menyebut dirinya dari pihak situs belanja online.

"Saya ini memang bisa dibilang gaptek. Baru pertama kali belanja online di tempat ini. Saya pas masukin kode OTP, langsung sesuai prosedur. Habis itu orangnya sempat telefon lagi, 'Ibu jangan dibuka website-nya, masih diaktivasi kode diskon'. Saya ikuti," kata dia.

Tessa Kaunang.

Hingga setelahnya, Tessa Kaunang mendapati proses transaksi sudah dianggap selesai oleh pihak situs belanja online. Padahal, sepeda yang Tessa beli belum sampai ke tangannya.

"Habis itu tidak ada kabar lagi. Tahu-tahu laporan barang sudah saya terima dan selesai," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini