Nonton Drakor di Korea Utara, Siap-Siap Dihukum Kim Jong Un!

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 27 Juli 2020 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 598 2252651 nonton-drakor-di-korea-utara-siap-siap-dihukum-kim-jong-un-geLlEBePLn.jpg Kim Jong Un. (Foto: Reuters)

DRAMA Korea (drakor) yang tengah digilai di mana-mana, nyatanya menjadi kemewahan bagi rakyat Korea Utara. Pasalnya, pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un dikabarkan tak segan-segan menghukum rakyatnya yang ketahuan menikmati tayangan serial drama produksi sineas di Korea Selatan itu.

Menurut Express yang mengutip sebuah laporan oleh Radio Free Asia (RFA), terdapat video yang menampilkan para warga Korea Utara dihukum karena menirukan kosakata dan ungkapan-ungkapan populer Korea Selatan.

Kim JOng Un. (Foto: Business Insider)

Seorang sumber mengatakan pada RFA, video tersebut memperlihatkan para warga ditangkap dan diinterogasi karena berbicara atau menulis dengan gaya ala Korea Selatan. Bagi rakyat yang kedapatan berbicara atau menulis dengan gaya Korea Selatan, pemerintah tak sungkan-sungkan untuk menjatuhi mereka hukuman.

Baca juga:

Ciuman Hot Kim Soo Hyun dan Seo Ye Ji Gegerkan Jagat Maya

Gong Yoo Jadi Cameo dalam Drama Baru Lee Jung Jae

“Lusinan pria dan wanita rambutnya dicukur dan dibelenggu ketika para investigator tengah menginvestigasi mereka,” ungkap sang sumber.

Dikutip Nypost, Senin (27/7/2020), dari keterangan penduduk di Provinsi Hamgyong Utara kepada RFA, nyatanya sebagian besar rakyat Korea Utara memang menonton serial drama dan film Korea Selatan.

“Menurut pembicara dalam video itu, 70 persen penduduk di seluruh Korea Utara menonton film dan drama Korea Selatan," ungkap penduduk tersebut.

Dalam video yang disebutkan telah ditayangkan di semua lembaga institusi Korea Utara pada awal Juli ini, sang pembicara memperingatkan bahwa budaya nasional Korea Utara sedang memudar.

Kim Jong Un. (Foto: Reuters)

Diketahui lebih lanjut, seorang narasumber dari Korea Utara mengatakan kepada RFA bahwa pihak berwenang Korea Utara akan memanfaatkan berbagai cara, termasuk hukuman yang lebih berat, didukung dengan proyek-proyek pendidikan ideologis yang mana dilakukan agar mencegah budaya Korea Selatan bisa lebih meresap lagi di Korea Utara.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini