SEOUL - Sejak 20 Juli silam, idol K-Pop Shin Minah mendadak menjadi buah bibir publik Korea, setelah mengklaim diri sebagai korban perundungan (bullying) dari enam rekannya di ILUV selama 6 bulan terakhir.
Hal itu pertama kali diungkapkan mantan personel girlband ILUV itu lewat channel YouTube pribadinya, pada 15 Juli 2020. Tindak bullying itu, menurut dia, berdampak besar pada kesehatan mentalnya.

Dia bahkan sempat ingin menghabisi nyawanya sendiri dengan terjun ke Sungai Han. “Suatu malam, aku pergi ke Sungai Han dan mulai merencanakan hal buruk (bunuh diri). Namun seorang polisi menyelamatkan aku dan aku tidak akan pernah melupakan momen itu,” ujarnya dalam video itu.
Shin Minah kemudian menambahkan, “Terima kasih banyak kepada petugas polisi yang ternyata adalah sepupu Taemin SHINee. Terima kasih telah menenangkan ibuku. Aku akan kembali mengucapkan terima kasih kepadamu setelah sehat nanti.”
Masih dalam video yang sama, Shin Minah juga menjelaskan alasannya mengambil keputusan bunuh diri. Dia mengaku, tak lagi bisa menahan berbagai perlakuan tidak menyenangkan (baik secara fisik maupun psikologis) yang diterimanya dari enam member ILUV.
Baca juga: Terkait Klaim Bullying Shin Minah, Agensi ILUV Bakal Tempuh Jalur Hukum

“Aku ingin mengatakan ini kepada para pelaku yang (kuharap) menonton video ini. Guys, aku sangat tertekan dengan sikap kalian. Jadi, aku mohon hentikan lah semua ini,” tuturnya.