Share

Sapardi Djoko Damono Meninggal Dunia, Fiersa Besari Patah Hati

Pernita Hestin Untari, Okezone · Minggu 19 Juli 2020 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 19 33 2248732 sapardi-djoko-damono-meninggal-dunia-fiersa-besari-patah-hati-PN3WHcKKfv.jpg Fiersa besari (Foto: Instagram)

JAKARTA - Penulis dan pemusik Indonesia, Fiersa Besari turut berduka cita atas meninggalnya penyair Sapardi Djoko Damono. Ia membagikan sepenggal puisi sang penyair berjudul 'Pada Suatu Hari Nanti' di akun Twitter pribadinya, Minggu (19/7/2020).

"Selamat jalan, Eyang Sapardi Djoko Damono. Jasamu abadi, seiring karya sastramu yang meninggalkan pengaruh besar untuk generasi setelahmu. Patah hati terdalam dari kami," tulis Fiersa.

Tak hanya Fiersa, beberapa warganet juga ikut mengucapkan duka cita dan mengenang karya-karya Sapardi.

Baca Juga: Penyair Sapardi Djoko Damono Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun

"Juli mengunjungi sapardi. Membawa sisa sisa puisi dari hujan bulan Juni. Yang tabah dan bijaksana dengan kata yang tak sempat diucapkan pada api. Ragamu tak lagi membumi, puisimu akan tetap abadi. Selamat jalan pak Sapardi tak ada yang lebih abadi dari hujan bulan Juni," tulis seorang warganet.

"Inalilahi wainalilahi rojiun. Kaget banget pak Sapardi, akan selalu ada doa yang melangit untuk keabadian pak Sapardi," tulis yang lain.

Sapardi meninggal dunia pukul 09.17 WIB di Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan pada hari ini. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 80 tahun.

Ia dikenal lewat kumpulan puisinya seperti , "Hujan Bulan Juni", "Pada Suatu Hari Nanti", "Akulah si Telaga", dan "Berjalan ke Barat di Waktu Pagi Hari".

Follow Berita Okezone di Google News

(edh)

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini