Duffy Kritik Film 365 Days yang Masih Tayang di Platform Streaming

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 206 2240628 duffy-kritik-film-365-days-yang-masih-tayang-di-platform-streaming-43qjN8WUrj.jpg Duffy (Foto: Vevo)

LOS ANGELES - Duffy menulis surat terbuka kepada CEO Netflix, Reed Hastings. Pelantun Mercy meminta Netflix untuk menghapus film tersebut dari platform.

Dikutip dari laman People, Jumat (3/7/2020) Duffy menilai film tersebut telah mengagungkan realitas seks yang brutal karena memperlihatkan perdagangan manusia, penculikan dan pemerkosaan. Ia mengaku merasa miris dan mengambil langkah ini lantaran pernah menjadi korban pemerkosaan.

Baca Juga:

5 Artis Hollywood yang Pernah Alami Pelecehan Seksual

Lama Hiatus, Duffy Akhirnya Keluarkan Single River in The Sky

Duffy

 

"Ini seharusnya bukan ide yang bagus dan tidak boleh digambarkan dan dikomersilkan dengan seperti ini," kata Duffy.

Duffy tak menyangka Netflix akan menayangkan film tersebut dan bahkan menjadi salah satu film yang populer di platform. Padahal, Duffy menilai bahwa Netflix tidak akan menjadi tuan rumah bagi film yang mengandung pedofilia, rasisme, homofobia, genosida, dan kejahatan lain terhadap kemanusiaan.

"Itu bahkan mendorong beberapa wanita muda, baru-baru ini, untuk dengan riang meminta Michele Morrone, aktor utama dalam film tersebut, untuk menculik mereka," imbuh Duffy.

Duffy menambahkan Netflix dapat memperbaiki kesalahan ini dengan memproduksi atau menyiarkan konten yang menggambarkan kenyataan dari kenyataan keras di dalam film 365 Days.

"Ketika saya diperdagangkan dan diperkosa, saya beruntung bisa pergi dengan hidup saya, tetapi terlalu banyak yang belum seberuntung itu," tulisnya.

Duffy mengakhiri suratnya dengan mendorong Netflix dan semua orang yang telah menyaksikan 365 Hari untuk mempelajari lebih lanjut tentang perdagangan manusia menjelang Hari Dunia Menentang Perdagangan Orang pada 30 Juli.

Dia memberikan tautan ke halaman perdagangan manusia di Kantor PBB tentang narkoba dan situs web kejahatan dan menyoroti organisasi-organisasi yang memerangi perdagangan manusia.

Baca Juga:

Anak Michael Jackson Cerita Pengalaman Digoda sang Ayah soal Seksualitasnya

Dituding Pelakor, Istri Pasha Ungu: Tolong Jangan Menghakimi

Duffy


Film 365 Days yang dibintangi oleh Michele Morrone dan Anna Maria Sieklucka tersebut berkisah tentang gadis Polandia, Laura Biel yang diculik oleh bos mafia Sisilia Don Massimo Torricelli.

Massimo berencana menculik Laura dan memberinya waktu satu tahun untuk jatuh cinta kepadanya. Film ini memang telah menjadi sorotan sejak dirilis pada 7 Februari 2020, pasalnya film ini kental dengan sindrom stockholm.

Sindrom ini merupakan respons psikologis sandera dimana mereka menunjukan tanda kesetiaan kepada penculiknya tanpa memperdulikan bahaya dan risiko.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini