Megan Fox Keluhkan Dirinya Jadi Korban Pelecehan di Hollywood

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 23 Juni 2020 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 23 33 2234831 megan-fox-keluhkan-dirinya-jadi-korban-pelecehan-di-hollywood-skCSuCPuab.jpg Megan Fox (Foto: Youtube)

LOS ANGELES - Megan Fox kembali menjadi sorotan, setelah wawancaranya dengan Jimmy Kimel pada 2009 viral kembali.

Dalam video tersebut bintang Tranformer tersebut mengaku menjadi korban pelecehan sutradara Michael Bay dalam film Bad Boy II. Pasalnya dalam film tersebut, Bay membuat Megan harus memakai bikini dengan adegan yang cukup erotis. Padalah usianya baru 15 tahun waktu itu.

"Saya baru berusia 15 dan saya pemain pendukung di Bad Boys II. Mereka sedang mengambil adegan di klub dan mereka membawa saya masuk dan saya mengenakan bikini, topi koboi merah dan sepatu berhak enam inci," kata Fox.

 

Baca Juga: Megan Fox Curhat soal Pelecehan Seksual, Netizen Kritik Reaksi Jimmy Kimmel

Dia menambahkan," Dia (Michael Bay) menyetujuinya dan mereka berkata," Michael, dia 15 tahun jadi kau tidak bisa mendudukkannya di bar dan dia tidak bisa minum di tangannya. Jadi solusinya untuk masalah itu adalah membuat saya menari di bawah air terjun yang basah kuyup."

Sayangnya reaksi Jimmy Kimmel pada waktu itu membuat beberapa penggemar Fox kecewa, pasalnya ia malah membuat lelucon kotor.

Sejak saat itu, Megan juga merasa bahwa persepsi dan perlakukan terhadapnya di Holywood hanya sebagai simbol seks.

"Sebagai simbol seks dan tidak lebih. Jujur, tidak ada dari orang-orang ini yang menonton Jennifer Body (salah satu filmnya)," kata Fox dalam wawancara dengan Entertainment Tonight tahun lalu.

Ia juga merasa dalam setiap proyek yang dia kerjakan selalu dikaitkan dengan erotisme. Fox mengaku hal tersebut bahkan menggangu psikologisnya.

"“Saya pikir saya memiliki gangguan psikologis yang asli di mana saya tidak ingin melakukan apa pun. Aku tidak ingin terlihat, aku tidak mau harus mengambil foto, membuat majalah, berjalan di karpet, aku tidak ingin terlihat di depan umum sama sekali karena rasa takut," katanya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini