Sinopsis Anacondas: Trail of Blood, Eksperimen Ilmiah Berujung Malapetaka

Qur'anul Hidayat, Jurnalis · Sabtu 20 Juni 2020 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 20 206 2233438 sinopsis-anacondas-trail-of-blood-eksperimen-ilmiah-berujung-malapetaka-wZJWLSwSjs.jpg Anacondas: Trail of Blood. (Foto: Sony Pictures Home Entertainment)

ANACONDAS: Trail of Blood adalah film bergenre horor dan fiksi ilmiah karya sutradara Don E. FauntLeRoy. Film ini menampilkan Crystal Allen, Linden Ashby dan Danny Midwinter.

Trail of Blood diproduksi tahun 2009 oleh Sony Pictures Home Entertainmet. Film ini berdurasi 88 menit.

Murdoch (John Rhys-Davies) yakin bahwa dia bisa "mengelabui" kematian dengan memanfaatkan khasiat Blood Orchid atau Anggrek Merah. Tumbuhan tersebut tumbuh di pedalaman hutan Kalimantan.

Namun, ketika dokter yang bekerja untuk Murdoch melakukan tes eksperimen dengan menyuntikkan serum Blood Orchid ke anak ular.

Anaconda.

Eksperimen itu berujung malapetaka, ular kecil tersebut tumbuh menjadi besar dalam semalam. Ular tersebut melahap semua dokter di laboratorium dan keluar dari gedung.

Baca juga:

Sinopsis First Kill, Upaya Menyelamatkan Anak yang Disandera

Sinopsis Vanilla Sky, Tom Cruise Terjebak pada Tuduhan Pembunuhan

Seorang herpetologis, Amanda (Crystal Allen) dan timnya berusaha mengambil Blood Orchid, sembari menghindari amukan ular raksasa,

Bagaimana kelanjutan ceritanya? Mampukah Amanda memulihkan keadaan? Tonton filmnya malam ini.

Rating

Anacondas: Trail of Blood mendapatkan rating 3,0/10 dari 4.468 penilai di IMDb. Sedangkan 25.204 penonton di Rottentomatoes memberi skor 20 persen.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini